SuaraSurakarta.id - Setiap orang memiliki hak untuk memilih pasangannya sendiri. Sebab, merekalah yang akan menjalani bahtera rumah tangganya. Seperti Enzy Storia yang tak mengikuti jalan hidup orang tuannya.
Enzy Storia menjelaskan bahwa ia lahir dari orang tua beda agama. Namun, artis berdarah Polandia-Aceh tersebut memutuskan memilih pasangan yang seiman dengannya.
Menyadur dari Hops.id, Enzy Storia juga menceritakan pengalaman rekannya menjalin hubungan pacaran beda keyakinan dan keduanya memutuskan untuk pindah ke agama lain. Seperti apa penjelasan lengkapnya? Simak ulasan berikut.
Enzy Storia berbincang banyak hal bersama Marlo Ernesto saat hadir dalam kanal YouTube Volix Media belum lama ini. Keduanya menanggapi pertanyaan dari netizen, salah satunya soal pacaran beda agama. Marlo menanyakan pendapat Enzy tentang pacaran beda keyakinan.
Baca Juga:5 Pasangan Ikonik dari Film Romantis Indonesia, Chemistry Kuat Bikin Baper
“Gue suka sama seseorang tapi sayangnya beda agama, dia curhat kayak gitu. Dia cuman pakai tanda kutip, pakai tanda nangis dan sedih gitu, gimana Enzy menurut anda pacaran beda agama?,” kata Marlo Ernesto selaku host kepada Enzy Storia melansir YouTube Volix Media pada Minggu, (29/08/21).
![Enzy Storia [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/19/86166-enzy-storia.jpg)
Enzy Storia bersama ibunda dan adik
Menanggapi pertanyaan itu, Enzy Storia menjelaskan bahwa orang tuanya menganut kepercayaan yang berbeda, yakni Katolik dan Islam. Sementara Enzy diketahui memeluk agama Islam. Namun, perbedaan agama yang dianut orang tua presenter 29 tahun itu tidak bekerja dengan baik di keluarganya.
“Nyokap bokap gue beda agama, Katolik sama Islam, terus kayak ternyata tidak works (bekerja) di keluarga gue,” ungkap Enzy.
Atas dasar tersebut, Enzy Storia kini memutuskan untuk tidak menjalin hubungan dengan pria yang beda agama dan memilih pasangan yang seiman dengan dirinya.
Baca Juga:5 Idol Kpop Mendadak Umumkan Nikah, Bikin Penggemar Terkejut
“Jadi gue memutuskan untuk tidak, memilih untuk tidak. Tidak usah coba-coba,” lanjut Enzy.
- 1
- 2