alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keterlaluan! Alasan Obat Lelah Setelah Potong Hewan Kurban, 7 Pemuda Ini Pesta Miras

Ronald Seger Prabowo Selasa, 20 Juli 2021 | 18:23 WIB

Keterlaluan! Alasan Obat Lelah Setelah Potong Hewan Kurban, 7 Pemuda Ini Pesta Miras
Tim Sparta Polresta Surakarta kembali mengamankan tujuh orang pemuda yang sedang asyik pesta minum minuman keras di sebuah pos ronda wilayah Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (20/7/2021) sore. [Dok Humas Polresta Solo]

Tim Sparta mendatangi warga masyarakat yang sedang pesta miras di salah satu pos ronda.

SuaraSurakarta.id - Tim Sparta Polresta Surakarta kembali mengamankan tujuh orang pemuda yang sedang asyik pesta minum minuman keras di sebuah pos ronda wilayah Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (20/7/2021) sore.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak melalui Kasat Sabhara Kompol Sutoyo, Tim Sparta mendatangi warga masyarakat yang sedang pesta miras di salah satu pos ronda.

"Tujuh pemuda tersebut diamankan  berawal dari Informasi yang masuk melalui Call Center ada sekelompok pemuda yang sedang pesta miras. Selanjutnya personel langsung menuju ke lokasi dan ternyata memang benar di pos ronda wilayah Sumber tersebut ada tujuh pemuda yang sedang pesta minuman keras," kata Sutoyo.

"Alasannya setelah kerja memotong hewan korban lelah dan iseng-iseng mereka minuman minuman keras," tambah dia.

Baca Juga: 5 Bahaya Makan Daging Kurban Idul Adha Jika Berlebihan

Sutoyo menambahkan, untuk identitas ketujuh pemuda tersebut adalah TS (47), AN ( 34), CS (31) , HJ (37), AS ( 32), M (33) dan AA ( 38) semuanya merupakan warga Sumber kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

"Untuk barang bukti yang berhasil kita amankan dari ketujuh pemuda tersebut adalah 5 ( lima ) botol Miras jenis Ciu ukuran 1,5 Liter dan 1 ( satu ) botol Miras Jenis Ciu ukuran 600 Ml," jelas Kompol Sutoyo.

"Selanjutnya ketujuh pemuda tersebut kita bawa ke Mako Polresta Surakarta untuk kita lakukan pendataan dan terlihat mereka sangat koperatif saat dilakukan pemeriksaan. Mereka mengakui perbuatannya dan tidak akan mengulanginya lagi sehingga kita berikan pembinaan serta akan kita proses sesuai prosedur Tipiring," pungkas dia.

Baca Juga

Berita Terkait