Untuk mengarah ke sana dibutuhkan pendampingan dari hulu ke hilir berkelanjutan yang terintegrasi antara pelaku industri dan pemerintah. Shopee pun ikut berkontribusi dalam pengembangan ini.
"Kami mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh Shopee dalam memberikan wadah bagi para pelaku UMKM di Indonesia untuk dapat terus berkembang, terutama dalam menyalurkan produk keluar negeri. Semakin banyaknya akses dan edukasi yang diberikan bagi para UMKM untuk dapat berjualan online bahkan mengekspor produknya, dapat membuat mereka terus optimis dalam menggiatkan bisnis terutama di masa pandemi ini," sambung dia.
Sementara itu Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja mengatakan jika kerjasama ini sebagai wujud nyata kehadiran Shopee dalam pengembangan UMKM Indonesia. Hingga saat ini sudah 5 ribu dari sekitar 40 ribu UMKM di Solo yang terdaftar di Shopee memiliki toko ekspor aktif.
"Dengan Kampus UMKM Shopee Ekspor ini, kita bisa terus melanjutkan bareng-bareng kolaborasi dengan Pemkot Solo. Kita bisa memajukan kualitas, kuantitas, kinerja UMKM di Kota Solo ini untuk mencapai target kita 10.000 eksportir baru di tahun ini dan bisa menjadi blue print pendidikan ekspor UMKM pertama yang bisa dicontoh di kota-kota lain. Bagaimana kesuksesan UMKM di Solo dengan bimbingan dan kolaborasi secara nyata," ujar dia.
Kontributor : Ari Welianto