alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dipecat Karena Narkoba, Eks Satpam Pertamina Malah Bacok Mantan Rekannya

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 30 April 2021 | 15:32 WIB

Dipecat Karena Narkoba, Eks Satpam Pertamina Malah Bacok Mantan Rekannya
Para pelaku pembacokan memperagakan aksinya dalam rekonstruksi yang digelar Kamis (29/4/2021). [Solopos/Bayu Jatmiko Adi]

Salah satu pelaku sebelumnya pernah bekerja sebagai satpam bagian Segel di Pertamina Boyolali.

SuaraSurakarta.id - Satreskrim Polres Boyolali menggelar rekontruksi kasus pembacokan yang terjadi 10 April lalu.

Saat itu, korban yang bernama Jordi Syach Maulana (23), warga Cilacap ditemukan bersimbah darah di sekitar Terminal Bahan Bakar Minyak Pertamina Boyolali, Jalan Solo-Boyolali dan Jalan Teras-Bangsalan.

Sementara dua tersangka yang berhasil dibeuk adalah Sapto Aji (36), warga Ketaon, Kecamatan Banyudono, Boyolali sebagai eksekutor pembacokan.

Sedangkan pelaku kedua adalah Setyo Budi Pamekas (32), warga Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, yang berperan sebagai pengendara sepeda motor yang memboncengkan Sapto.

Baca Juga: Viral Pria Hajar Gadis Tunangannya di Kota Malang Ditahan Polisi

Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Jumat (30/4/2021), Sapto mengatakan aksi yang dia lakukan kepada korban didasari rasa sakit hati kepada pihak manajemen perusahaan.

Sapto sebelumnya pernah bekerja sebagai satpam bagian Segel di Pertamina Boyolali. Namun Sapto dikeluarkan sekitar Juli 2019 karena kasus narkoba. Sekitar akhir Maret 2021 lalu, Sapto bebas dari Lapas kelas II B Klaten.

Tersangka Sapto pun mengaku jika aksi penganiayaan itu sudah direncanakan, meskipun untuk sasarannya ditentukan secara acak.

"Sakit hati karena saya dulu kerja di situ, tapi dipecat. Memang salah saya sendiri, terkena kasus narkoba. Lalu saya bingung cari kerjaan," kata dia.

Alat Bukti

Baca Juga: Korban Penganiayaan Habib Bahar Ngaku Diiming-imingi Rumah Sama Polisi

Sementara Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Eko Marudin, mengatakan rekonstruksi tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti baru serta memastikan aksi yang dilakukan para tersangka pembacokan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait