facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wih! Bantu UMKM, Gibran akan Sulap Loji Gandrung Jadi Lapak Takjil

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 17 April 2021 | 04:30 WIB

Wih! Bantu UMKM, Gibran akan Sulap Loji Gandrung Jadi Lapak Takjil
Gibran Rakabuming Raka akan memanfaatkan Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung untuk berjualan takjil. [Suara.com/Ari Welianto]

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan memanfaatkan rumah dinasnya loji gandrung untuk penjualan takjil oleh masyarakat

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka kembali membuat gebrakan. Putra sulung Presiden Joko Widodo itu akan menjadikan rumah dinasnya Loji Gandrung sebagai pusat penjualan takjil.

Namun, Gibran menyebut penjualan takjil tidak dilakukan setiap hari. Pemanfaatan loji gandrung hanya khusus pada Sabtu dan Minggu selama Ramadhan 2021. 

"Di teras dan halaman depan Loji Gandrung boleh buat jualan takjil," kata Gibran dilansir dari ANTARA di Solo, Jumat (16/4/2021).

Ia mengatakan saat ini tengah berkoordinasi dengan lurah dan camat di Kota Solo untuk memastikan para pelaku usaha kuliner yang ada di setiap kelurahan memiliki kesempatan untuk berjualan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Netizen Semprot Said Didu Jangan Bodoh Nyinyir ke Gibran soal Penghargaan

"Kemarin sudah digambar (pengaturan tempat berjualan). Kalau ramai ya saya bikin sampai Lebaran," katanya.

Meski demikian, ia tetap mewajibkan para penjual untuk mengemas makanan dan minuman supaya lebih higienis.

Mengenai kebijakan tersebut, dikatakannya, merupakan bagian dari usaha Pemkot Surakarta untuk memulihkan kondisi ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.

Ia mengatakan sampai saat ini sudah ada sekitar tujuh titik di Kota Solo yang digunakan sebagai pusat berjualan takjil.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Pemkot Surakarta Herwin Nugroho mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen Kota Solo dalam pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sindir Gibran Rakabuming, Netizen ke Said Didu: Benci Boleh, Bodoh Jangan

Ia mengatakan akan ada sebanyak 40 UMKM yang berjualan kerajinan tangan dan kuliner dari lima kecamatan yang berjualan di lokasi tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait