Dulu Metode Cuci Otak, Kini Vaksin Nusantara, Ini Kontroversi Terawan

Dokter Terawan Agus Putranto memang dikenal gigih dalam menciptakan metode pengobatan, namun hal itu malah mendapat penolakan

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 April 2021 | 08:23 WIB
Dulu Metode Cuci Otak, Kini Vaksin Nusantara, Ini Kontroversi Terawan
Ilustrasi Dokter Terawan Agus Putranto. (Dok. Ilustrasi Suara.com oleh Iqbal)

Kontroversi Terawan yang terbaru adalah perihal dirinya yang tak kunjung hadir di Mata Najwa. Berdasarkan pengakuan sang presenter, Najwa Shihab, pihaknya telah beberapa kali mengundang Terawan untuk hadir sebagai narasumber. Namun, hingga kini Terawan belum menampakkan diri di acara tersebut.

Terawan yang tak kunjung hadir di Mata Najwa kemudian menjadi perbincangan di media Twitter dengan tagar #MataNajwaMenantiTerawan. Tagar ini merupakan bentuk harapan Najwa Shihab agar Sang Menteri bersedia hadir di acaranya.

5. Absen dari Media

Sebelum ramai dibicarakan karena tak kunjung hadir di Mata Najwa, keberadaan Terawan memang sudah menjadi sebuah tanda tanya besar dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, ditengah semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia saat ini, Menteri Kesehatan merupakan sosok yang sangat dibutuhkan.

Baca Juga:Di Balik Vaksin Nusantara Terawan, Rocky Gerung: Ada Pemberontakan Senyap

Jika mengingat kembali, Terawan mulai jarang muncul di publik sejak penunjukkan Achmad Yurianto sebagai juru bicara pemerintah untuk kasus Covid-19. Kini, namanya hanya terlihat dalam surat persetujuan atau penolakan kebijakan PSBB. Namun, pernyataannya yang sangat dibutuhkan itu justru tak pernah terdengar lagi.

Hingga akhirnya Dokter Terawan dicopot dari jabatannya sebagai menteri kesehatan oleh Presiden Joko Widodo. 

6. Penggagas Vaksin Nusantara

Vaksin Nusantara merupakan vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di Indonesia dan kini tengah menjadi perbincangan banyak orang. Pengembangan Vaksin Nusantara diinisiasi oleh Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan dikembangkan di RSUP Dr Kariadi Semarang dan Universitas Diponegoro. 

Vaksin Nusantara kini telah selesai menjalani tahap uji 1 dan seharusnya dilakukan uji klinis tahap dua. Namun sayang, BPOM RI tidak memberikan izin dan penelitian vaksin dihentikan. 

Baca Juga:Siti Fadilah Jelaskan Kenapa Bersedia Jadi Relawan Vaksin Nusantara

Namun kekinian, Dokter Terawan mendapat dukungan dari Komisi IX DPR RI. Mereka pun menjadi relawan untuk disuntik Vaksin Nusantara. 

Itu dia kontroversi Terawan, mulai dibenci IDI hingga Vaksin Nusantara besutanya dihentikan BPOM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak