alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Juru Parkir Tunarungu Kembalikan Uang Rp 500 Ribu Tertinggal di ATM

Ronald Seger Prabowo Senin, 05 April 2021 | 08:44 WIB

Kisah Juru Parkir Tunarungu Kembalikan Uang Rp 500 Ribu Tertinggal di ATM
Juru parkir tunarungu, Agus Sulistyo, menunjukkan lokasi uang milik seorang warga yang tertinggal di mesin ATM kawasan Jl. Ahmad Yani, Banjarsari, Solo, Minggu (4/4/3021). [Solopos/Ichsan Kholif Rahman]

Setiap hari bekerja sebagai juru parkir di mesin ATM kompleks salah satu hotel berbintang.

SuaraSurakarta.id - Orang baik bisa datang dari mana dan siapa saja. Pepatah itu tepat untuk menggambarkan aksi mulia seorang juru parkir mesin ATM di Jl Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Solo.

Sosok itu adalah Agus Sulistyo. Pria berusia 34 yang seorang tunarungu dan tunawicara yang memiliki pengalaman menemukan sejumlah uang yang tertinggal di ATM. Dia lantas mengembalikan uang tersebut.

Dilansir dari Solopos.com--jaringan Suara.com, setiap hari bekerja sebagai juru parkir di mesin ATM kompleks salah satu hotel berbintang.

Mengenakan seragam parkir berwarna biru yang sudah pudar, bapak satu anak itu dengan sigap memberi aba-aba pada setiap pengguna parkir yang datang.

Baca Juga: 5 Top Bola Sepekan: Baim Wong Protes usai Raffi Ahmad Beli Cilegon United

Di balik seragam biru yang ia pakai, ia memakai kaus lengan penjang untuk menutupi tangannya dari sinar sinar matahari. Warga Sawahan, Ngemplak, Boyolali, itu tetap memakai masker selama bekerja dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Berbagai pengalaman menjadi juru parkir ia temui sejak memutuskan menjadi juru parkir sembilan tahun lalu.

Ia menggunakan bahasa isyarat menceritakan pengalamannya saat menemukan uang Rp500.000 yang tertinggal di mesin ATM pada Kamis (31/3/2021) siang.

Ia menunjuk salah satu mesin ATM sembari memberi isyarat uang sejumlah Rp500.000 dalam pecahan Rp50.000 saat berbincang kepada awak media.

Agus lantas memberikan nomor WhatsApp-nya untuk memudahkan komunikasi kepada awak media. Ia menuliskan keterangan tuli di biodata Whatsapp miliknya. Ia bercerita, ada seorang lelaki yang mengambil uang di salah satu mesin ATM. Pria pengambil uang itu tampak terburu-buru meninggalkan lokasi.

Agus yang tengah berdiri melihat sejumlah uang masih berada di mesin ATM. Dengan cepat, Agus mengambil uang itu dan mengejar pria pengambil uang itu. Ia memanggil-manggil pria itu dengan tepukan tangan namun tidak didengar.

Baca Juga: Aksi Bagi-bagi Bunga, Muda-Mudi di Solo Tolak Terorisme dan Radikalisme

Selang beberapa saat pria itu kembali, Agus lantas mengembalikan uang itu kepada pemiliknya. Agus menyadari uang yang tertinggal itu bukan haknya dan harus dikembalikan kepada pemiliknya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait