alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jasad Kakak Beradik Korban Sriwijaya Air Asal Sragen Teridentifikasi

Ronald Seger Prabowo Jum'at, 29 Januari 2021 | 19:50 WIB

Jasad Kakak Beradik Korban Sriwijaya Air Asal Sragen Teridentifikasi
Keluarga dari Riyanto, salah satu penumpang Sriwijaya Air yang hilang kontak menunggu kabar baik terkait pencarian pesawat berikut para penumpangnya. Foto diambil di rumah Riyanto di Dukuh Tengaran, Katelan, Tangen, Sragen, Minggu (10/1/2021). [Moh. Khodiq Duhri/Solopos]

Sebelumnya, keluarga korban Sriwijaya Air asal Sragen itu sudah menjalani tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA).

SuaraSurakarta.id - Penantian keluarga kakak beradik asal Sragen yakni Suyanto (40) dan Riyanto (32) yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air akhirnya terjawab sudah.

Jenazah dua warga Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen itu akhirnya berhasil diidentifikasi.

Sepertu diketahui, Suyanto dan Riyanto merupakan kakak beradik yang menjadi penumpang pesawat nahas rute Jakarta-Pontianak itu untuk keperluan pekerjaan.

“Tadi siang, Suparno, keluarga korban yang berada di Jakarta mengabarkan kepada keluarga di rumah. Jenazah Suyanto dan Riyanto sudah teridentifikasi. Suparno mendapat kabar itu melalui telepon dari RS Polri Kramat Jati,” jelas Kepala Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, Kunto Cahyono, kepada Solopos.com--jaringan Suara.com, Jumat (29/1/2021).

Baca Juga: Dua Bocah Kakak Beradik Korban Sriwijaya Air Berhasil Diidentifikasi

Kunto menjelaskan, Suparno akhirnya dipersilakan datang ke RS Polri Kramat pada Sabtu (30/1/2021) guna memastikan dua jasad yang ditemukan itu benar-benar Suyanto dan Riyanto.

Sebelumnya, keluarga korban Sriwijaya Air asal Sragen itu sudah menjalani tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA).

Hasil tes DNA itu untuk mengindentifikasi temuan jasad dari penumpang Sriwijaya Air jurusan Jakarta-Pontianak itu.

“Mungkin masih perlu pencocokan lain selain identifikasi berdasar tes DNA. Selama belum ada kepastian kabar pada besok, saya belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut,” papar Kunto.

Kunto juga belum tahu terkait informasi pemulangan jenazah ke Desa Katelan.

Baca Juga: Anti Mainstream, Kuburan China di Sragen Ini Jadi Lokasi Favorit Pacaran

“Tunggu kabar berikutnya saja terkait pemulangan jenazah,” ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait