Waduh! Kebun Binatang Jurug Solo Kembali Ditutup Akibat Covid-19

Selama pandemi Covid-19 angka kunjungan setiap harinya di kisaran 20-25 pengunjung

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:49 WIB
Waduh! Kebun Binatang Jurug Solo Kembali Ditutup Akibat Covid-19
Ilustrasi-Penerapan protokol kesehatan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta selama pandemi COVID-19. [ANTARA/Aris Wasita]

SuaraSurakarta.id - Untuk kedua kalinya, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta kembali tidak menerima pengunjung alias ditutup sementara. Keputusan itu akibat jumlah kasus Covid-19 di Kota Solo yang masih terus meningkat.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso di Solo, dilansir dari Antara, Jumat (29/1/2021).

"Ditutupnya sementara (kebun bintang) ini adalah keputusan manajemen dan pak wali (Wali Kota Surakarta)," kata Bimo Wahyu.

Dia memaparkan, penutupan TSTJ untuk pengunjung ini pernah dilakukan saat penetapan status kejadian luar biasa (KLB) di Solo pada awal Covid-19 lalu, yaitu selama bulan Maret-Juni.

Baca Juga:Duh! Banyak Nakes Tensi Tinggi Buat Vaksinasi di Kota Tegal Molor

"Sejak dibuka Juni itu memang tingkat kunjungan sepi, karena kami kan mengikuti surat edaran wali kota, salah satunya pengunjung harus berusia di atas 15 tahun," paparnya.

Padahal, menurut dia selama ini sekitar 40 persen dari total pengunjung merupakan anak di bawah 15 tahun, 40 persen lagi orang tua yang mengantarkan anak mereka, dan 20 persen berasal dari rombongan taman kanak-kanak (TK) yang biasa berekreasi pada libur sekolah.

Ia mengatakan selama pandemi Covid-19 angka kunjungan setiap harinya di kisaran 20-25 pengunjung. Bahkan, dikatakannya, momentum libur pergantian tahun lalu juga tidak mampu mendongkrak jumlah pengunjung.

Pihaknya mencatat jika pada libur akhir tahun sebelumnya jumlah pengunjung bisa mencapai 21.000 orang, untuk Desember lalu jumlah pengunjung tidak lebih dari 20 orang.

"Melihat kondisi ini ya otomatis diambil kebijakan tidak menerima pengunjung dulu, sambil lihat perkembangan. Kalau perkembangan kondusif ya dibuka, siapa yang tidak ingin buka. Apalagi sekarang kan anak-anak sekolah belum aktif," katanya.

Baca Juga:Fantastis, China Ekspor 220 Miliar Masker ke Seluruh Dunia Selama 2020

Meski untuk sementara ini tidak menerima pengunjung, pihaknya berupaya memastikan satwa yang ada di lembaga konservasi tersebut tetap terpelihara dengan baik.

"Ketersediaan pakan masih aman sampai sekarang, kami dengan Pemkot Surakarta berusaha. Strategi bertahan kan banyak, ya nanti kami ambil yang terbaik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak