Bikin Repot Urus Berkas, Keluarga Ini Terlahir Tak Punya Sidik Jari

Sidik jari sering digunakan sebagai data biometrik untuk keperluan dan berkas-berkas pribadi. Menariknya, tak semua manusia di muka bumi terlahir memiliki sidik jari.

Risna Halidi | Bimo Aria Fundrika
Kamis, 31 Desember 2020 | 20:45 WIB
Bikin Repot Urus Berkas, Keluarga Ini Terlahir Tak Punya Sidik Jari
Ilustrasi sidik jari. (Shutterstock)

Kondisi yang kemudian dikenal dengan istilah “penyakit keterlambatan imigrasi” tersebut ternyata tidak menimbulkan dampak kesehatan lain selain dari tidak adanya sidik jari.

Adermatoglyphia sangat langka sehingga sejauh ini hanya diamati di segelintir keluarga di seluruh dunia. Dermatolog Eli Sprecher, yang membantu Profesor Peter Itin mendiagnosis kondisi tersebut, telah menawarkan untuk menguji secara genetika pria dalam keluarga Sarker dan menentukan apakah mereka menderita sejenis Adermatoglyphia.

Tetapi meskipun hal itu mungkin memberi kejelasan kepada penderita, itu tidak akan membantu mereka menavigasi dunia dengan lebih baik di mana sidik jari menjadi begitu penting.

Baca Juga:Registrasi Kartu Perdana Kelak Harus Pakai Pindai Sidik Jari

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini