- Seorang pendaki menggunakan jasa tandu berbayar sekitar Rp 30 juta saat mendaki Gunung Merbabu via Gancik.
- Kegiatan pendakian privat selama dua hari satu malam tersebut melibatkan 19 porter yang bertugas secara bergantian.
- Pengelola basecamp menyatakan siap memfasilitasi kembali layanan serupa jika ada permintaan dari calon klien lainnya.
SuaraSurakarta.id - Kini naik Gunung Merbabu via jalur Gancik, Selo, Boyolali tidak perlu lagi harus berjalan mendaki, tapi bisa juga menggunakan jasa tandu
Namun bagi pendaki yang ingin naik dengan ditandu harus merogoh kocek tak sedikit sekitar Rp 30 juta.
Ini yang baru saja dialami oleh pendaki yang naik Gunung Merbabu lewat jalur Gancik dengan cara dipandu bak seperti raja. Bahkan beredar video tersebut yang viral di media sosial (medsos).
Pengelola Basecamp di Jalur Gancik Antonabiel mengatakan kalau pendaki yang ditandu itu bukan kali pertama naik gunung. Pernah juga naik Gunung Lawu dan Bukit Mongkrang .
"Kan yang bersangkutan, yang ditandu itu bukan cuma baru kali ini naik Merbabu tapi Lawu juga ditandu, di Mongkrang juga," terangnya saat dihubungi, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya bagi yang ingin naik dengan ditandu itu lewat jalur Gancik. Baru kali ini pendaki yang ditandu, ini cuma private trip saja.
"Oh baru kali ini. Cuma private saja jalan sendiri. Jalurnya via Gancik," ujar dua.
Untuk waktunya itu dua hari satu malam. Kalau untuk tarifnya sekitar Rp 30 juta dan itu harganya normal, itu nanti ada 19 porter yang secara bergantian akan memandu.
"Normal (harganya), itu dua hari satu malam. Jumlah itu ya sepadan, soalnya juga harus butuh kekompakan tim, kalau ada yang mletre satu bisa buyar tripnya," katanya.
Baca Juga: Kebakaran Gunung Merbabu, Lokasi Titik Api di Puncak Sulitkan Upaya Pemadaman
"Nilai segitu juga sepadan dengan trek di Merbabu. Kan licin juga, ada resiko juga," lanjut dia.
Menurutnya jumlah 19 porter itu tugasnya berbeda-beda, untuk menandu itu itu ada 9 porter, terus porter camp sama porter air maupun logistik, lalu peralatan P3K.
"Mereka akan mendampingi terus selama perjalanan baik saat naik maupun pas turun," ungkapnya.
Antonabiel menyebut mereka yang menandu itu, porter yang biasa memandu Mbok Yem dari Gunung Lawu.
"Itu yang nandu itu yang sering bawa naik turun Mbok Yem. Kita kan sesama basecamp saling kenal, terus kami yang memfasilitasi," ucap dia.
Untuk yang kemarin itu yang mendaki itu ada dua orang, tapi yang tandu hanya satu orang saja. Pihak siap kalau ada klien yang minta ditandu naik Merbabu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
-
Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia