- KPK menduga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima aliran dana Rp245 juta sepanjang 2026 dari paguyuban pengusaha tambang.
- Pengusaha tambang juga diduga menyetor uang Rp2 miliar per bulan kepada LSM LA yang akan dikoordinasikan dengan Bareskrim Polri.
- KPK menetapkan tiga tersangka dalam perkara korupsi di Pemkab Klaten Tahun Anggaran 2025–2026 yang mencakup lima klaster dugaan.
SuaraSurakarta.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang dari paguyuban pengusaha tambang galian C kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Sepanjang 2026, Hamenang diduga menerima uang mencapai Rp245 juta yang disalurkan melalui adiknya.
Di sisi lain, KPK juga menemukan dugaan pemberian uang secara rutin oleh pengusaha tambang kepada sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) berinisial LA dengan nilai mencapai Rp2 miliar per bulan. Temuan tersebut akan dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, uang yang diduga diterima Hamenang berasal dari paguyuban tambang yang diketuai seorang pihak swasta berinisial LEG.
“Pada 2026, HWI (Hamenang) diduga menerima sejumlah uang dengan total sebesar Rp245 juta yang berasal dari paguyuban tambang uang diketuai oleh LEG selaku pihak swasta,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10) malam.
Menurut Taufik, penyaluran uang tersebut dilakukan LEG melalui Hanaku Agni Sadewo, yang merupakan adik Hamenang.
KPK menyebut uang tersebut diduga digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Namun, dalam keterangan yang disampaikan, KPK belum merinci kegiatan apa saja yang menggunakan uang tersebut maupun kaitannya dengan perizinan usaha pertambangan.
Temuan ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten untuk Tahun Anggaran 2025–2026.
Dugaan Setoran Rp2 Miliar per Bulan ke LSM
Selain menelusuri dugaan penerimaan uang oleh Bupati Klaten, KPK turut menyoroti dugaan aliran dana dari pengusaha tambang kepada LSM berinisial LA.
Baca Juga: Bupati Klaten Terjaring OTT KPK di Rumah Dinas, Begini Reaksi Sang Wakil Bupati
Taufik mengatakan, pengusaha tambang galian C tersebut diduga memberikan uang secara rutin kepada lembaga tersebut dengan nilai mencapai Rp2 miliar setiap bulan.
“Khusus yang ke LSM, KPK akan mengoordinasikan temuan tersebut dengan pihak APH (aparat penegak hukum), dalam hal ini Bareskrim Mabes Polri, terkait dengan dugaan indikasi kegiatan pertambangannya,” ujarnya.
KPK belum menjelaskan secara terperinci tujuan pemberian uang kepada LSM tersebut maupun dugaan pelanggaran yang melatarbelakanginya. Karena itu, temuan tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Dugaan aliran dana kepada LSM ini juga belum dapat disimpulkan berkaitan langsung dengan dugaan penerimaan uang oleh Hamenang. Keduanya merupakan temuan yang perlu ditelusuri berdasarkan fakta dan bukti dalam proses penegakan hukum.
Lima Klaster Dugaan Korupsi di Pemkab Klaten
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (15/10/2026). Dalam operasi tersebut, penyidik menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, serta 21 orang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir
-
Soal Hak Angket Polemik Ijazah Gibran, Jokowi: Itu Hak Konstitusional Partai Politik di DPR
-
Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!
-
Bupati Klaten Terjaring OTT KPK di Rumah Dinas, Begini Reaksi Sang Wakil Bupati
-
Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK