Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB
Wakil Bupati (Wabub) Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi saat ditemui. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis, 15 Oktober 2026.
  • Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi menyatakan menghormati proses hukum serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.
  • Pemerintah Kabupaten Klaten masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait rilis penyegelan ruangan dan jumlah OPD yang terjaring.

SuaraSurakarta.id - Wakil Bupati (Wabub) Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi angkat bicara soal Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/10/2026).

Linda Benny, sapaan akrabnya menyebut menghormati proses hukum yang sedang berjalan ini.

"Kami masih menghormati dan menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Karena ini masih proses, jadi saya mohon doanya kepada teman-teman semoga diberikan yang terbaik untuk masyarakat," terangnya saat ditemui, Jumat (16/10/2026).

Linda menegaskan akan tetap melayani masyarakat Klaten meski adanya peristiwa ini.

"Insya allah, saya bersama jajaran OPD tetap melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya dan sebagaimana mestinya," ungkap dia. 

"Pelayanan masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Jadi insya allah Pemkab Klaten bersama OPD, pelayanan tetap berjalan seperti biasa," ujarnya.

Ketika disinggung apakah ada beberapa ruangan di Pemkab Klaten yang disegel oleh KPK,  Linda enggan memberikan keterangan secara pasti.

"Kalau untuk info itu kami belum terupdate lagi. Kami menunggu nanti proses hukumnya seperti apa, nanti insya allah kita sama-sama menunggu nanti informasi resmi dari pihak yang berwenang," jelas dia.

Linda mengaku komunikasi terakhir dengan Bupati pada, Rabu (14/10/2026) malam kemarin. Waktu itu ketemu langsung sama beliau.

Baca Juga: Akademisi: Bupati Hamenang Tunjukkan Komitmen Bela Nasabah BKK Klaten

"Kami komunikasi terakhir di rabu malam, acara tasyakuran kami. Nggih ketemu secara langsung," paparnya. 

Linda menambahkan tidak tahu berapa OPD yang ikut terjaring dalam OTT KPK kemarin. Menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait.

"Kami belum mengetahui soal itu. Mungkin nanti kita sama-sama nunggu ada rilisnya dari pihak yang berwenang," tandas dia.

Seperti diketahui, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terjaring OTT KPK pada, Kamis (15/10/2026). Hamenang ditangkap di rumah dinas bupati sekitar pukul 07.00 WIB.

Selanjutnya Hamenang dibawa ke Mapolresta Klaten untuk dilakukan pemeriksaan. Sekitar 14 jam diperiksa KPK, kemudian Hamenang dibawa ke Jakarta.

Kontributor : Ari Welianto

Load More