- Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis, 15 Oktober 2026.
- Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi menyatakan menghormati proses hukum serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.
- Pemerintah Kabupaten Klaten masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait rilis penyegelan ruangan dan jumlah OPD yang terjaring.
SuaraSurakarta.id - Wakil Bupati (Wabub) Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi angkat bicara soal Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/10/2026).
Linda Benny, sapaan akrabnya menyebut menghormati proses hukum yang sedang berjalan ini.
"Kami masih menghormati dan menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Karena ini masih proses, jadi saya mohon doanya kepada teman-teman semoga diberikan yang terbaik untuk masyarakat," terangnya saat ditemui, Jumat (16/10/2026).
Linda menegaskan akan tetap melayani masyarakat Klaten meski adanya peristiwa ini.
"Insya allah, saya bersama jajaran OPD tetap melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya dan sebagaimana mestinya," ungkap dia.
"Pelayanan masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Jadi insya allah Pemkab Klaten bersama OPD, pelayanan tetap berjalan seperti biasa," ujarnya.
Ketika disinggung apakah ada beberapa ruangan di Pemkab Klaten yang disegel oleh KPK, Linda enggan memberikan keterangan secara pasti.
"Kalau untuk info itu kami belum terupdate lagi. Kami menunggu nanti proses hukumnya seperti apa, nanti insya allah kita sama-sama menunggu nanti informasi resmi dari pihak yang berwenang," jelas dia.
Linda mengaku komunikasi terakhir dengan Bupati pada, Rabu (14/10/2026) malam kemarin. Waktu itu ketemu langsung sama beliau.
Baca Juga: Akademisi: Bupati Hamenang Tunjukkan Komitmen Bela Nasabah BKK Klaten
"Kami komunikasi terakhir di rabu malam, acara tasyakuran kami. Nggih ketemu secara langsung," paparnya.
Linda menambahkan tidak tahu berapa OPD yang ikut terjaring dalam OTT KPK kemarin. Menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait.
"Kami belum mengetahui soal itu. Mungkin nanti kita sama-sama nunggu ada rilisnya dari pihak yang berwenang," tandas dia.
Seperti diketahui, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terjaring OTT KPK pada, Kamis (15/10/2026). Hamenang ditangkap di rumah dinas bupati sekitar pukul 07.00 WIB.
Selanjutnya Hamenang dibawa ke Mapolresta Klaten untuk dilakukan pemeriksaan. Sekitar 14 jam diperiksa KPK, kemudian Hamenang dibawa ke Jakarta.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK
-
Bangun Ekonomi Desa, BRI Dukung Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
-
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK
-
BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok