- Presiden ke-7 RI Joko Widodo meyakini PSI mampu menembus parlemen pada Pemilu 2029 mendatang.
- Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyatakan partainya siap menghadapi berapa pun ambang batas parlemen.
- Sejumlah partai politik menyampaikan pandangan berbeda mengenai wacana kenaikan ambang batas parlemen untuk Pemilu 2029.
Menurut Raja Juli, PSI telah mengikuti dua kali pemilu dan akan kembali bertarung pada Pemilu 2029 dengan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum.
“Apalagi insyaallah dengan pengalaman dua kali pemilu, sekarang ada Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dan kemudian Pak Jokowi insyaallah juga full meng-endorse PSI, insyaallah kami tidak ada masalah,” ujarnya.
Namun, Raja Juli menilai persoalan utama dalam perubahan ambang batas parlemen bukan hanya mengenai tinggi atau rendahnya angka yang ditetapkan.
Dia menyoroti perlunya formulasi yang tetap menjamin suara masyarakat yang diberikan kepada partai politik tidak kehilangan representasi di DPR.
Hal tersebut, menurut dia, berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai parliamentary threshold.
MK melalui Putusan Nomor 116/PUU-XXI/2023 pada 29 Februari 2024 menyatakan ketentuan ambang batas parlemen sebesar 4 persen dalam Pasal 414 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tetap berlaku untuk Pemilu DPR 2024.
Namun, ketentuan tersebut dinyatakan konstitusional bersyarat untuk Pemilu DPR 2029 dan pemilu berikutnya. MK meminta adanya perubahan terhadap norma serta besaran ambang batas dengan mempertimbangkan kajian ilmiah, pencegahan suara terbuang, proporsionalitas antara suara dan kursi, partisipasi publik, serta kedaulatan rakyat.
“Yang jadi persoalan adalah keputusan MK ya, yang terang-terang mengatakan bahwa perlu ada formulasi yang lebih tepat agar suara rakyat itu tidak mubazir, suara rakyat tidak sia-sia,” kata Raja Juli.
Dia menyebut penerapan ambang batas 4 persen pada Pemilu 2024 menyebabkan sekitar 16 juta suara tidak terwakili dalam perolehan kursi DPR.
Baca Juga: Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
Meski demikian, Raja Juli memastikan PSI tetap mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 tanpa bergantung pada besaran threshold yang nantinya ditetapkan.
“Kalau lima persen kira-kira berapa? Jadi saya kira formulasi yang berkeadilan dan demokratis saya kira itu menjadi penting. Tapi bagi PSI insyaallah ya, berapa pun kami siap fight di 2029,” ujarnya.
Wacana Ambang Batas Naik
Wacana perubahan ambang batas parlemen kembali mencuat menjelang penyusunan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Sejumlah partai politik telah menyampaikan pandangan berbeda mengenai angka parliamentary threshold yang akan diusulkan dalam RUU Pemilu.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono menyatakan partainya menyepakati ambang batas parlemen sebesar 5 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman