Budi Arista Romadhoni
Selasa, 14 Juli 2026 | 06:46 WIB
Siswa baru di SD Tegalayu Kota Solo sedang mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • SDN Tegalayu di Solo hanya menerima lima siswa baru pada tahun ajaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Proses belajar mengajar tetap berjalan efektif dengan pemberian layanan pendidikan terbaik bagi siswa meski jumlah terbatas.
  • Pihak sekolah berupaya meningkatkan kualitas melalui tambahan program ekstrakurikuler serta pemanfaatan dana BOS untuk menunjang kegiatan.

"Ekskul lebih lebih banyak kayak voli terus BTA. Sekarang juga sudah mulai berprestasi di bidang olahraga," sambungnya.

Sementara itu Wali Kelas 1 SD Tegalayu, Nurhidayah menyatakan pelayanan pendidikan tetap diberikan seperti biasa meski hanya lima siswa saja.

Nanti akan dilakukan pengenalan dulu kondisi emosional anak bagaimana. Di MPLS juga ada nanti orang tua mengisi.

"Jadi dari sekolah nanti tahu bagaimana pelayanan yang harus diberikan kepada anak-anak. Ini tadi sepintas yang satu motoriknya, yang dua kurang fokus. Ya nanti kita kasih treatment untuk mengembangkan bakatnya," papar dia.

Menurutnya untuk meningkatkan pelayanan di kelas 1 nanti akan dikasih permainan yang menyenangkan. Kemudian di kelas juga saling kenal mengenal dulu dengan satu temannya.

"Kalau secara pelayanan pasti lebih efektif ya, karena lebih sedikit lebih gampang. Tapi tidak terkendala sedikit banyaknya. Namanya sekolah kita juga harus memberikan pelayanan yang baik mau muridnya sedikit mau banyak kita tetap berikan yang terbaik," jelasnya.

Nurhidayah mengaku secara psikologis sempat down dengan hanya ada lima murid. Padahal kemarin-kemarin terus sosialisasi seperti di Solo Car Free Day (CFD), Taman Kanak-kanak (TK).

"Tahun kemarin alhamdulillah 18, tahun ini 5 siswa. Berati kan bukan karena peminatnya sedikit, mungkin kayak tingkat kelahirannya 5 tahun terakhir itu sedikit. Ya memang sedikit agak minder tapi tetap terus jalan," tutur dia.

Nurhidayah menegaskan akan memberikan pelayanan terbaik untuk anak-anak ke depannya. Komunikasi sama orang tua juga akan terus dijalin dengan baik.

Baca Juga: Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

"Kita pastinya akan aktif lagi di sosmed, sudah ada instagram (IG). Setiap kegiatan sudah diposting, sudah ada tim dokumentasi jadi setiap ada kegiatan kita upload di IG. Lalu status WhatsApp (WA), kita juga koordinasi sama orang tua, share di grub kelas," imbuhnya.

"Eskul sekarang juga ditambah. Dulu baru pramuka, kita tambah empat. Ada tari, olahraga, musik dan BTA," ucap dia.

Terpisah Kepala SD Tegalayu, Sutanto menyatakan untuk tahun ajaran ini dapat lima siswa untuk kelas satu. Secara umum sekolah ini di daerah pertokoan kemudian anak sekolah yang masuk sekolah itu sedikit jumlahnya.

"Kalau di sekitar sini untuk warganya sedikit tinggal pertokoan-pertokoan semua. Tapi memang usia anak sekolah di sini menurun," terangnya.

Kalau dilihat dari tahun-tahun kemarin itu, lanjut dia, fluktuatif. Kemarin itu yang dulu dapat 10, terus tahun 2025-2026 dapat 18 dan tahun ini hanya 5 siswa.

"Jadi mungkin tahun depan tidak bisa diprediksi tapi mudah-mudahan lebih banyak," ucap dia.

Load More