- SDN Tegalayu di Solo hanya menerima lima siswa baru pada tahun ajaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
- Proses belajar mengajar tetap berjalan efektif dengan pemberian layanan pendidikan terbaik bagi siswa meski jumlah terbatas.
- Pihak sekolah berupaya meningkatkan kualitas melalui tambahan program ekstrakurikuler serta pemanfaatan dana BOS untuk menunjang kegiatan.
SuaraSurakarta.id - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalayu, merupakan salah satu sekolah di Kota Solo tepatnya di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan.
Di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 hanya mendapat lima siswa baru. Padahal tahun lalu bisa mendapatkan 18 siswa baru.
Pada masuk di hari pertama, Senin (13/7/2026), hanya empat siswa baru yang masuk. Sedangkan satu siswa yang masuk karena sakit.
Meski hanya empat masuk, namun mereka tetap mengikuti proses belajar mengajar. Mereka pun tampak bahagia dan senang saat mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
Salah satu wali siswa, Citra Anggraini mengatakan tidak merasa khawatir hanya ada lima siswa baru yang sekolah di sini.
"Nggak sih (khawatir). Malah dianggap saja kayak bimbel (bimbingan belajar)," ujarnya saat ditemui, Senin (13/7/2026).
Citra menyebut kalau anaknya juga tidak masalah sekolah di sini. Bahkan tadi bisa menyesuaikan dengan lingkungan dan teman-temannya.
"Anaknya juga, alhamdulillah bisa menyesuaikan. Kemarin pas datang itu dikasih tahu sama gurunya kalau temannya cuma segini dan tidak masalah," kata dia.
Citra mengaku menyekolahkan anaknya di sini karena memang jarak dekat sama rumah. Jadi kalau berangkat hanya jalan kaki, apalagi kakaknya juga sekolah di sini.
Baca Juga: Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026
"Paling dekat, jadi yang simpel saja, kalau yang lain banyak kegiatan, di sini nggak. Ya pengalaman dari kakak-kakaknya yang juga sekolah di sini, sudah alumni. Sekolah paling dekat memang sini," terangnya.
Meski hanya lima murid saja diharapkan untuk pelajaran tidak berpengaruh sama sekali tetap sesuai standar yang ada. Diharapkan dipertengahan nanti bisa jumlah muridnya bisa bertambah lagi.
"Semoga nanti pertengahan ini bisa bertambah lagi muridnya. Pelajarannya juga tetap, tidak berpengaruh sama sekali kan dengan lima murid ini," terang dia.
Citra mengaku di hari pertama sekolah, tadi anaknya cukup semangat. Apalagi anak tetangga banyak yang sekolah di sini, jadi ada teman maen di sekolah.
"Semangat banget tadi, soalnya juga banyak anak tetangga. Jadi teman maennya di rumah kan ada di sekolah, jadi senang banget. Dia sendiri yang pilih di sini," ucapnya.
Menurutnya untuk ekstrakulikuler lumayan banyak meski nanti hanya lima murid saja. Ada bola voli, renang hingga Baca Tulis Al Quran (BTA).
"Ekskul lebih lebih banyak kayak voli terus BTA. Sekarang juga sudah mulai berprestasi di bidang olahraga," sambungnya.
Sementara itu Wali Kelas 1 SD Tegalayu, Nurhidayah menyatakan pelayanan pendidikan tetap diberikan seperti biasa meski hanya lima siswa saja.
Nanti akan dilakukan pengenalan dulu kondisi emosional anak bagaimana. Di MPLS juga ada nanti orang tua mengisi.
"Jadi dari sekolah nanti tahu bagaimana pelayanan yang harus diberikan kepada anak-anak. Ini tadi sepintas yang satu motoriknya, yang dua kurang fokus. Ya nanti kita kasih treatment untuk mengembangkan bakatnya," papar dia.
Menurutnya untuk meningkatkan pelayanan di kelas 1 nanti akan dikasih permainan yang menyenangkan. Kemudian di kelas juga saling kenal mengenal dulu dengan satu temannya.
"Kalau secara pelayanan pasti lebih efektif ya, karena lebih sedikit lebih gampang. Tapi tidak terkendala sedikit banyaknya. Namanya sekolah kita juga harus memberikan pelayanan yang baik mau muridnya sedikit mau banyak kita tetap berikan yang terbaik," jelasnya.
Nurhidayah mengaku secara psikologis sempat down dengan hanya ada lima murid. Padahal kemarin-kemarin terus sosialisasi seperti di Solo Car Free Day (CFD), Taman Kanak-kanak (TK).
"Tahun kemarin alhamdulillah 18, tahun ini 5 siswa. Berati kan bukan karena peminatnya sedikit, mungkin kayak tingkat kelahirannya 5 tahun terakhir itu sedikit. Ya memang sedikit agak minder tapi tetap terus jalan," tutur dia.
Nurhidayah menegaskan akan memberikan pelayanan terbaik untuk anak-anak ke depannya. Komunikasi sama orang tua juga akan terus dijalin dengan baik.
"Kita pastinya akan aktif lagi di sosmed, sudah ada instagram (IG). Setiap kegiatan sudah diposting, sudah ada tim dokumentasi jadi setiap ada kegiatan kita upload di IG. Lalu status WhatsApp (WA), kita juga koordinasi sama orang tua, share di grub kelas," imbuhnya.
"Eskul sekarang juga ditambah. Dulu baru pramuka, kita tambah empat. Ada tari, olahraga, musik dan BTA," ucap dia.
Terpisah Kepala SD Tegalayu, Sutanto menyatakan untuk tahun ajaran ini dapat lima siswa untuk kelas satu. Secara umum sekolah ini di daerah pertokoan kemudian anak sekolah yang masuk sekolah itu sedikit jumlahnya.
"Kalau di sekitar sini untuk warganya sedikit tinggal pertokoan-pertokoan semua. Tapi memang usia anak sekolah di sini menurun," terangnya.
Kalau dilihat dari tahun-tahun kemarin itu, lanjut dia, fluktuatif. Kemarin itu yang dulu dapat 10, terus tahun 2025-2026 dapat 18 dan tahun ini hanya 5 siswa.
"Jadi mungkin tahun depan tidak bisa diprediksi tapi mudah-mudahan lebih banyak," ucap dia.
Untuk pelayanan, sekolah ini dapat dana BOS kinerja selama dua tahun berturut-turut. Kemudian untuk tahun ini ada program dari pemkot dengan nama BOS Daerah (Bosda), itu untuk menunjang kegiatan siswa salah satunya ekstra.
"Mudah-mudahan adanya bantuan ini kualitasnya lebih bagus lagi. Untuk minat bakat anak lebih terlihat dan endingnya bisa membawa sekolah lebih maju dan lebih banyak muridnya," tandasnya.
Sutanto menambahkan meski hanya lima siswa tetap mendapatkan pelayanan yang sama. Terpenting anak merasa senang, ramah dan tidak ada merasa takut.
"Jadi program sesuai petunjuk sudah ada tinggal mengemas saja. Jadi tetap sama mendapatkan pelayanan seperti sekolah-sekolah lainnya," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
SDN Tegalayu Kota Solo Hanya Ada 5 Siswa Baru, Orang Tua Tak Khawatir, Wali Kelas Sempat Down
-
Brownies Ketan Sidoarjo, UMKM Lokal yang Berhasil Menjangkau Pasar Global
-
Jokowi Berharap Sidang Roy Suryo dan dr Tifa Masuk Tahap Pembuktian, Siap Hadir dan Bawa Ijazah Asli
-
Pakar Hukum Ungkap Dampak Ketegangan Polisi dan Jaksa: Bisa Jadi Celah Para Koruptor
-
Minim Kompetisi, Hydroplus Soccer League All Star Kesempatan Emas Tim Putri Solo Tambah Jam Terbang