- Program Studi D3 Komunikasi Terapan UNS menghadirkan praktisi media Mohammed Aden Suryana sebagai dosen tamu pada Rabu, 13 Mei 2026.
- Kegiatan di Sekolah Vokasi UNS tersebut membahas transformasi media alternatif dan strategi produksi konten di era teknologi digital.
- Mahasiswa mendapatkan wawasan aplikatif mengenai pengelolaan media independen agar lebih siap menghadapi tantangan nyata di dunia industri kreatif.
SuaraSurakarta.id - Program Studi D3 Komunikasi Terapan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret atau UNS menghadirkan suasana berbeda dalam perkuliahan mata kuliah Bisnis Media Digital Kelas C yang berlangsung pada Rabu (13/05/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi media alternatif sekaligus dosen Universitas Diponegoro, Mohammed Aden Suryana, sebagai dosen tamu untuk berbagi pengalaman dan wawasan terkait perkembangan media digital di era modern.
Perkuliahan yang digelar di Gedung Sekolah Vokasi UNS Surakarta itu menjadi bagian dari upaya kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan industri digital yang terus berkembang.
Kehadiran praktisi langsung di ruang kelas diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Mohammed Aden Suryana menjelaskan secara mendalam mengenai transformasi media alternatif di tengah perkembangan teknologi digital.
Ia memaparkan bagaimana media alternatif kini tidak hanya hadir dalam bentuk cetak, tetapi juga berkembang ke platform digital melalui pemanfaatan jaringan internet dan media sosial.
Aden juga membawa sejumlah contoh media alternatif berupa zine yang diperlihatkan langsung kepada mahasiswa.
Melalui contoh tersebut, mahasiswa diajak memahami proses kreatif produksi media independen sekaligus mencoba merancang konsep media alternatif berdasarkan gagasan mereka sendiri.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang sesi perkuliahan berlangsung.
Baca Juga: Estimasi Total Biaya Kuliah di Fakultas Kedokteran UNS 2026: Setara dengan Harga Mobil LCGC?
Banyak mahasiswa aktif mengamati contoh zine yang dibawa pemateri serta berdiskusi mengenai strategi produksi, pengelolaan hingga pola distribusi media alternatif di era digital.
Peluang Media Alternatif
Tidak sedikit mahasiswa yang mengajukan pertanyaan terkait peluang media alternatif dalam menghadapi persaingan dengan media arus utama.
"Pembelajaran di bidang komunikasi dan media tidak cukup hanya berhenti pada teori di ruang kelas," katanya.
Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman praktik secara langsung agar mampu memahami dinamika industri media digital yang sesungguhnya.
“Keberadaan media alternatif saat ini memiliki peranan penting, terutama dalam menyebarluaskan informasi yang belum banyak dipublikasikan media arus utama. Dengan dukungan internet, media alternatif juga memiliki posisi yang semakin kuat dan mampu bersaing dengan media mainstream,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Ketahanan Ekonomi, 60 Purna PMI di Cirebon Mendapat Pelatihan Kewirausahaan dari BRI Peduli
-
Kerusuhan Pesilat di Boyolali: Warga Jadi Korban, Motor Dibakar dan Empat Orang Terluka
-
Gercep! Tim Sparta Solo Amankan Terduga Maling Motor yang Dikepung Warga di Kadipiro
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra