- Video viral menampilkan Anies Baswedan mengajak berfoto tiga pria di rumah makan Karanganyar, Jawa Tengah.
- Awalnya, netizen berspekulasi pria tersebut adalah intel yang mengawasi mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
- Kodam IV/Diponegoro mengklarifikasi bahwa mereka adalah anggota intel Kodim Karanganyar yang kebetulan bertemu.
SuaraSurakarta.id - Video yang menunjukkan Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, mengajak beberapa pria yang disebut-sebut sebagai intel untuk berfoto bersama menjadi viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lambe_anies, dan segera menarik perhatian publik.
Momen tersebut memunculkan banyak spekulasi tentang konteks kejadian, terlebih karena situasi yang cukup tak terduga di mata netizen. Namun, setelah klarifikasi resmi, terungkap banyak hal yang sebelumnya tidak diketahui.
Berikut adalah tujuh fakta yang perlu diketahui terkait kejadian viral tersebut:
1. Video Viral Berasal dari Instagram @lambe_anies
Salah satu versi video yang menjadi viral di media sosial berasal dari unggahan @lambe_anies, sebuah akun Instagram yang terkenal membagikan berita dan kejadian viral.
Dalam video itu, terlihat Anies Baswedan sedang berjalan di sebuah rumah makan bersama beberapa orang yang mengikutinya. Namun, yang menarik perhatian adalah ketiga pria yang berdiri di dekatnya.
Mereka mengenakan pakaian sipil dan terlihat bersikap akrab dengan Anies. Tak lama setelah itu, Anies mengajak ketiga pria tersebut untuk berfoto bersama. Tindakan ini langsung memicu pertanyaan dari netizen, yang kemudian berspekulasi bahwa mereka adalah intel yang mengawasi Anies.
2. Lokasi Kejadian di Karanganyar, Jawa Tengah
Kejadian tersebut berlangsung di Karanganyar, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu tempat yang dikunjungi oleh Anies dalam rangkaian perjalanan dinasnya.
Baca Juga: Iriana Jokowi Ulang Tahun, Anies Baswedan hingga Erick Thohir Kirim Karangan Bunga
Dalam video yang viral, terlihat suasana rumah makan yang cukup sederhana, namun ramai dengan pengunjung.
Keberadaan Anies di sana merupakan bagian dari kunjungannya untuk bertemu dengan masyarakat, namun tanpa diduga, hal ini kemudian menjadi sorotan. Anies dan ketiga pria tersebut terlihat saling berbicara sebentar, sebelum akhirnya Anies mengajak mereka berfoto bersama.
3. Anies Mengajak Mereka Foto Bersama dengan Santai
Dalam video tersebut, Anies tidak menunjukkan tanda-tanda ketegangan atau kekhawatiran. Justru sebaliknya, ia dengan santai mendekati ketiga pria tersebut dan mengajak mereka untuk berfoto bersama.
Kejadian ini menambah keunikan momen tersebut, karena umumnya, interaksi antara tokoh publik dan petugas keamanan atau intelijen sering dilakukan dengan hati-hati dan penuh pengawasan.
Namun, dalam hal ini, Anies terlihat berbicara dengan mereka secara akrab, bahkan memberi komentar bahwa lebih baik berfoto bersama daripada bersembunyi-sembunyi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Tekan Inflasi Saat Ramadan-Lebaran, Respati Ardi Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok
-
5 Pilihan Terbaik Mobil Toyota Bekas Harga Rp30 Jutaan, Irit BBM dan Tetap Ganteng
-
7 Fakta Video Viral Anies Baswedan Ajak Pria Diduga Intel Foto Bareng
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 196 kurikulum Merdeka: Perdagangan Internasional
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran