- Saat disinggung kemarin adanya dua kubu, Jokowi sekali lagi menyebut itu merupakan urusan internal keraton.
- Putra Mahkota KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram telah mendeklarasikan diri menjadi Sinuhun PB XIV.
- Itu ditandai dengan pembacaan ikrar di hadapan peti jenazah PB XIII sebelum diberangkatkan untuk dimakamkan di Makam Imogiri Yogyakarta.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Jokowi ikut menanggapi soal suksesi di Keraton Kasunanan Surakarta usai Sinuhun Pakubuwono atau PB XIII wafat.
Jokowi tak ingin mengomentari lebih panjang dan menyebut bahwa suksesi itu merupakan masalah internal keraton.
"Ya ini masalah internal keraton ya. Kita menghargai keluarga besar keraton dan juga adat istiadat yang ada, saya kira itu," terangnya saat ditemui, Kamis (6/11/2025).
Saat disinggung kemarin adanya dua kubu, Jokowi sekali lagi menyebut itu merupakan urusan internal keraton.
"Itu sekali lagi, urusan internal keraton," ungkap dia.
Meski demikian Jokowi menyampaikan pesan, yang terpenting itu bisa menjaga kerukunan.
"Yang paling penting kita semua bisa menjaga kerukunan dan masalahnya bisa terselesaikan," jelasnya.
Ketika ditanya apakah ada upaya untuk mempertemukan seperti tahun 2024 lalu, Jokowi mengatakan kalau itu nanti dari pemerintah.
Jokowi menjelaskan bahwa PB XIII tersebut merupakan sosok yang sangat bijaksana.
Baca Juga: Putra Mahkota Keraton Solo KGPAA Hamangkunegera Deklarasikan Jadi PB XIV
"Ya sosok yang sangat bijaksana," tandas dia.
Seperti diketahui, Putra Mahkota KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram telah mendeklarasikan diri menjadi Sinuhun PB XIV.
Itu ditandai dengan pembacaan ikrar di hadapan peti jenazah PB XIII sebelum diberangkatkan untuk dimakamkan di Makam Imogiri Yogyakarta.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung