Ronald Seger Prabowo
Rabu, 01 Januari 2025 | 14:51 WIB
Ilustrasi evakuasi korban meninggal dunia. [Suara.com/dok]

SuaraSurakarta.id - Nasib nahas dialami Sukino (49) warga Desa Gawanan RT 12, Tanon, Sragen. Dia harus meregang nyawa usai tersengat listrik saat mencari ikan, Selasa (31/12/2024).

Korban ditemukan tewas oleh rekannya sesama pencari ikan di embung atau berada di bawah Kretek (jembatan) Bedah di RT 11, Dukuh Gawan, Tanon, Sragen.

Kabar tewasnya pemancing tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Sragen AKP Sigit Sudarsono.

"Korban meninggal dunia karena kesetrum alatnya sendiri saat mencari ikan," kata AKP Sigit mewakili Kapolres AKBP Petrus Parningotan Silalahi, Rabu (1/1/2025).

Sigit menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari korban bersama dua rekannya mencari ikan di embung tersebut. Korban dan dua temannya itu berangkat dari rumah sekira 09.30 WIB.

Saat siang hari, salah satu rekannya sempat bertanya mengenai keberadaan korban yang belum pulang. Dua teman korban lantas mencari keberadaan Sumino di lokasi mencari ikan namun tidak ditemukan.

Namun saat dicari tekan korban menemukan Ikan-ikan mengapung dan ternyata pancing korban juga telah mengapung di atas air.

"Teman-teman korban mencari korban dengan cara masuk ke dalam air dan menemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, dengan alat setrum masih digendong lalu diangkat saksi," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan, tubuh korban ada luka di lengan kiri berupa goresan sepanjang 3 sentimeter dan muka sudah menghitam.

Baca Juga: Termasuk Kronologi, Ini 4 Fakta Kasus Keponakan Bakar Paman di Boyolali

Sementara itu, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit mengunakan mobil Ambulance dan diserahkan pada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

Load More