SuaraSurakarta.id - Tahun Baru Imlek 2024 sebentar lagi, dan seperti biasa tahun baru ini identik dengan warna merah. Terdapat fakta yang menarik, mengapa Tahun Baru Imlek identik dengan warna merah yang salah satunya adalah simbol keberuntungan.
Seperti diketahui kalau Tahun Baru Imlek 2024 akan dirayakan tanggal 10 Februari 2024.
Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia yang merayakan tahun baru ini selalu menggunakan desain atau ornamen berwarna merah.
Warna merah mendominasi perayaan Tahun Baru Imlek. Dekorasi, pakaian, dan angpao, semua dihiasi warna merah yang meriah. Tapi tahukah Anda, apa makna di balik warna merah yang identik dengan Imlek ini?
Ternyata, adanya warna merah bukan tanpa sebab. Ada simbol dan makna tersendiri mengapa warna merah dipakai untuk kegiatan Tahun Baru Imlek. Penasaran? Berikut ini sejumlah fakta menarik untuk Anda:
Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan
Dalam budaya Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Warna ini diyakini dapat menangkal roh jahat dan membawa energi positif.
Merah Membara, Simbol Keberuntungan di Tahun Baru Imlek
Warna merah mendominasi perayaan Tahun Baru Imlek. Dekorasi, pakaian, dan angpao, semua dihiasi warna merah yang meriah. Tapi tahukah Anda, apa makna di balik warna merah yang identik dengan Imlek ini?
Baca Juga: Kisah Panjang Klenteng Tien Kok Sie: Klenteng Tertua di Indonesia yang Ada di Solo
Legenda Nian dan Warna Merah
Legenda Nian, monster yang ditakuti masyarakat Tionghoa, menjadi salah satu alasan mengapa warna merah dikaitkan dengan keberuntungan. Konon, Nian takut pada warna merah dan suara keras. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa menggunakan warna merah dan petasan untuk mengusir Nian dan membawa keberuntungan di tahun baru.
Warna Merah dan Elemen Api
Dalam filosofi Tionghoa, warna merah dihubungkan dengan elemen api. Api melambangkan energi, semangat, dan kehidupan. Penggunaan warna merah di Imlek diharapkan dapat membawa energi positif dan vitalitas untuk tahun yang baru.
Warna merah bukan sekadar dekorasi semata dalam perayaan Imlek. Warna ini memiliki makna yang mendalam dan menjadi simbol harapan untuk keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran di tahun yang baru.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Sejarah Cap Go Meh, Tradisi 2000 Tahun dari Ritual Kuno Hingga Festival Lampion
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
-
Intip Nasib Shio Ayam, Kerbau, dan Tikus yang Dibilang Gibran Paling Beruntung di 2025, Apa Benar?
-
Meriahkan Penutupan Imlek 2025 Bersama Nasabah di Jakarta, Bank Mandiri Perkuat Layanan dan Inovasi Digital
-
Tak Hanya Komitmen Jaga Keberagaman Umat, Untar Ingin Berikan Kontribusi dan Melangkah Maju di Dunia Pendidikan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total