Mufti menjelaskan sekarang hanya di Kota Solo yang memiliki rel di tengah jalan masih aktif. Kalau dulu itu sempat ada di Surabaya, Jakarta, tapi sekarang sudah tidak ada.
"Sekarang satu-satunya ada di Kota Solo rel di tengah kota dan aktif," sambungnya.
Dulu rute kereta berawal dari Benteng Vastenburg ke Gladak lalu ke arah barat. Waktu itu ada beberapa tempat pemberhentian, seperti Kampung Batik Kauman, Derpoyudan (timur Nonongan), Pasar Pon, Kebon Rojo (Taman Sriwedari) hingga Purwosari.
"Dulu Gladak sampai Jebres itu ada relnya juga. Lewatnya timur Benteng Vastenburg, Telkom, Pasar Gede, lalu ke utara sampai Stasiun Jebres, tapi sekarang sudah hilang," papar dia.
Keberadaan rel kereta api tersebut sempat diusulkan untuk dihilangkan karena terjadi kecelakaan, seperti terpeleset saat hujan terutama di rel bengkong.
Justru Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan revitalisasi dan peremajaan kembali jalur kereta api tersebut. Bahkan difungsikan lagi untuk jalur kereta api, seperti kereta Batara Kresna jurusan Solo-Wonogiri.
Lalu ada kereta wisata uap klutuk Jaladara. Sehingga sampai sekarang masih berfungsi dengan baik dan mempertahankan keunikan sebagai satau-satunya rel kereta api yang melintas di jalan raya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga: Harga Tiket Bus Solo-Bogor Lengkap dengan Jam Keberangkatan dan Fasilitas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Cek Stok dan Harga Bapokting di Pasar Gede, Ini Temuan Wali Kota Solo
-
Keren, Semua Karyawan Warung Bebek di Kartasura ini Dapat THR Motor
-
Polsek Nguter Pasang Barier di Pertigaan Jembatan Lama, Antisipasi Kepadatan Arus Mudik
-
Ngabuburit Lintas-Generasi: Masih ada Optimisme di Jalan Konstitusi
-
Terungkap! Sembako Bantuan dari Tommy Soeharto dan El Rumy Dibagikan Keraton Solo ke Abdi Dalem