SuaraSurakarta.id - Kota Solo akhirnya masuk ke dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia versi The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) setelah dua kali gagal pada percobaan tahun 2017 dan 2019.
Kabar bahagia tersebut diumumkan bersamaan dengan Peringatan Hari Kota Sedunia, Selasa (31/10/2023) lalu. Kota Solo masuk ke dalam bidang Kerajinan dan Kesenian Rakyat (craft and folk art).
Para akademisi dan seniman Kota Solo menyebut bahwa predikat Creative Cities Network (CCN) itu dinilai layak didapatkan oleh Kota Solo. Hal itu salah satunya disampaikan oleh akademisi Seni Rupa sekaligus seniman asal Solo, Arfial Arsad kepada Solopos.
Seperti diketahui bahwa kedua kesenian yang dipredikatkan kepada Kota Solo itu memang tengah berkembang di tengah masyarakat. Namun, tak dapat dimungkiri bahwa perkembangan kedua kerajinan itu juga ditopang oleh sejumlah daerah di sekitarnya, seperti Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Wonogiri.
Baca Juga: Media Vietnam Prediksi Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Indonesia dan Gabung Klub BRI Liga 1
Selain itu, kerajinan di Solo juga didukung oleh sejumlah universitas besar di Solo yang memiliki Program Studi Seni Rupa Murni. Menurut Arfial, mahasiswa dan lulusan kampus di Solo juga banyak menyumbang karya berupa kerajinan dan seni rakyat.
Intip Kerajinan yang Berkembang di Kota Solo
Bukan hanya wayang kulit, sejumlah kesenian sekaligus kerajinan masyarakat yang berkembang di Kota Solo sangat beragam. Di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Batik Solo
Salah satu kerajinan yang dimiliki Solo adalah batik. Kerajinan ini banyak berkembang di Kampung Laweyan dan Kauman. Namun, dewasa ini, batik juga mulai berkembang di pinggiran kota hingga ke luar daerah Solo. Batik Solo sendiri terkenal dengan motifnya yang khas dan beragam.
Baca Juga: Dinantikan Penggemar, Bang Ye Dam Eks TREASURE Rilis Tanggal Debut Solo
2. Wayang Kulit
Wayang kulit Solo terkenal dengan tokoh-tokoh pewayangan yang khas. Semula wayang kulit hanya berkembang di lingkungan Keraton. Namun, saat ini wayang juga diproduksi oleh rakyat sebagai souvenir, misalnya.
3. Blangkon Serengan
Kerajinan lain dari Solo adalah Blangkon Serengan. Blankon ini terkenal dengan motifnya yang khas dan beragam yang berasal dari kawasan Serengan, Solo.
4. Keris
Keris merupakan salah satu senjata tradisional Indonesia. Keris Solo terkenal memiliki motif yang khas dan beragam.
5. Tas dan Dompet Etnik
Salah satu kerajinan khas Solo yang bersifat etnik yang sekaligus menunjang perekonomian masyarakat adalah barang-barang souvenir, seperti tas dan dompet etnik.
Selain itu, masih banyak lagi kerajinan masyarakat yang menunjang Kota Solo untuk masuk ke dalam deretan 55 Kota Kreatif dunia.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Berita Terkait
-
Wisata Jokowi, Rasa Cinta di Antara Suara Kritis Kita
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Libur Lebaran di Solo: Rekomendasi Kolam Renang Keluarga yang Asyik
-
8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Drama Pemudik di Sukoharjo: Perempuan Mengamuk Tolak Kembali ke Tangerang, Begini Kisahnya
-
Kecelakaan Beruntun di Karanganyar: Truk vs 2 Mobil dan Motor, Begini Kronologinya
-
Kabar Gembira dari Boyolali: Harga Bahan Pokok Stabil Usai Lebaran
-
Kisah Perjalanan Kembali: Pemudik Solo Raya Ikuti Program Balik Gratis Kemenhub