Isu tersebut juga ahistoris, karena menegasikan sejarah kepemimpinan politik di Indonesia yang sebagiannya diisi oleh dinasti yaitu anak atau keluarga tokoh politik yang pernah duduk di kursi kepemimpinan Indonesia.
Namun sisi lainnya, menurut Yunanto, keturunan politisi memiliki keuntungan yakni mendapatkan pendidikan politik secara intens dari orang tua atau pendahulunya.
"Hal ini karena mereka meyakini bahwa dunia politik itu medan perjuangan yang akan memberikan kemaslahatan bagi bangsa dan negara. Otomatis para orang tua ini mendukung putra-putrinya terjun di dunia politik. Masyarakat tak perlu ambil pusing tentang politik dinasti, apakah dia keturunan Soekarno, Suharto, SBY atau Jokowi atau masyarakat biasa lain. Yang terpenting bagaimana prosedur seseorang menjadi pemimpin politik sudah sejalan dengan prinsip demokrasi dan bukan karena warisan turun temurun," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Syok! 7 Fakta Truk Boks Tabrak 6 Kendaraan di Kartasura, Nyaris Ada Korban Jiwa
-
Estimasi Total Biaya Kuliah di Fakultas Kedokteran UNS 2026: Setara dengan Harga Mobil LCGC?
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan
-
Geger Politik! PSI Klaim 20 Anggota DPR Aktif Pindah Haluan, Efek Jokowi Jadi Magnet Kuat?
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler