SuaraSurakarta.id - Perjalanan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 telah berakhir dengan hasil yang mengecewakan. Lantas, seperti apa pencapaian Timnas Indonesia di empat edisi terakhir Asian Games?
Sebagai informasi, sejak Asian Games menerapkan aturan penggunaan Timnas U-23 pada 2002, Indonesia baru ikut empat kali karena pada 2010 absen.
Hasil yang didapatkan dari empat keikutsertaan Timnas Indonesia U-23 di Asian Games dalam empat edisi terakhir pun tidak bisa disebut bagus. Begini rinciannya.
1. Asian Games 2006
Pada gelaran Asian Games 2006 di Qatar, Indonesia tergabung di Grup B bersama Irak, Suriah, dan Singapura. Timnas Indonesia U-23 tidak berbuat banyak saat itu.
Timnas Indonesia U-23 terhenti di fase penyisihan grup dengan hanya menjadi juru kunci Grup B usai meraih satu poin dari tiga pertandingan.
2. Asian Games 2014
Setelah absen di edisi 2010, Timnas Indonesia U-23 kembali ambil serta di Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan. Kali ini Indonesia berada di Grup E bersama Thailand, Maldives, dan Timor Leste.
Penampilan skuad arahan Aji Santoso saat itu cukup impresif dengan meraih dua kemenangan dan sekali kalah sehingga lolos ke 16 besar dengan status runner-up.
Namun di babak 16 besar, Timnas Indonesia U-23 babak belur dihajar Korea Utara dengan skor telak 1-4. Kalaupun ada yang bisa dibanggakan, maka itu munculnya Ferdinand Sinaga sebagai top skor Asian Games 2014 dengan 6 gol.
3. Asian Games 2018
Bertindak sebagai tuan rumah di Asian Games 2018, Timnas Indonesia U-23 kembali gagal meraih hasil maksimal di Tanah Air. Timnas Indonesia U-23 di bawah arahan Luis Milla saat itu sebetulnya tampil apik di fase grup.
Garuda Muda lolos ke 16 besar dengan status juara Grup A usai meraih tiga kemenangan dan sekali kalah. Namun langkah Timnas Indonesia U-23 kembali harus terhenti di babak 16 besar.
Bertemu dengan Uni Emirat Arab, Timnas Indonesia U-23 menyerah dengan skor 3-4 di babak adu penalti usai bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
4. Asian Games 2022
Berita Terkait
-
Curi Perhatian Shin Tae-yong, Sehebat Apa Calon Pemain Naturalisasi Ryan Flamingo?
-
2 Fakta Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Peringkat Paling Rendah, Bakal Ketemu Lawan-lawan Kuat
-
Jay Idzes Ungkap Impiannya untuk Bela Timnas Indonesia ke Media Belanda
-
Timnas Indonesia Siap Jalani Agenda Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jordi Amat Beberkan Wejangan Shin Tae-yong
-
Bos KV Mechelen Beberkan Kabar Baik untuk Timnas Indonesia Soal Sandy Walsh
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!
-
Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran
-
Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran: Ada Kirab Pengantin hingga Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat
-
Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit