SuaraSurakarta.id - Kasus kecelakaan di Flyover Purwosari, Selasa (22/8/2023) dini hari kini menemui babak baru.
Keluarga korban dan pelaku atau penabrak sepakat berdamai dan mengambil jalan kekeluargaan. Mereka juga saling berpelukan di Gedung TMC Satlantas Polresta Solo, Jumat (1/9/2023).
"Pasca peristiwa tersebut, pihak kami (pelaku-red) telah melakukan upaya perdamaian dengan keluarga korban. Kami, sudah sepakat damai. Alhamdulillah, telah tercapai. Ke depannya semoga ada RJ, yang kami ajukan ke pak Kapolresta. Karena ini kecelakaan bukan disengaja," kata kuasa hukum pelaku, Badrus Zaman.
Sementara, dari pengakuan pelaku G, dia mengaku syock usai peristiwa itu. Namun, dikuatkan oleh keluarga. Termasuk, untuk mendatangi keluarga korban guna menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah.
"Kami memohon maaf, dan alhamdulillah keluarga besar bapak Trian (ayah RAD) menerima, dan diterima dengan baik, dan dimaafkan," ujarnya.
Pihaknya kemudian ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk menemui rekan korban, berinisial MRD. Sebelum MRD dioperasi, G bertemu dengan Om korban, pasca operasi baru bertemu keluarga MRG.
Selain itu, pihak penabrak juga akan bertanggungjawab atas kejadian tersebut dan menyelesaikan masalah ini dengan cara kekeluargaan.
"Kalau nominal tidak pantas kita sebutkan. Yang pasti karena ini tahapannya masih penyembuhan, kontrol, dan sebagainya kita akan bertanggungjawab sampai sembuh. Untuk almarhum, saya akan berdoa terus menerus," katanya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudhiawan mengatakan, pihaknya tetap melengkapi berkas kasus tersebut. Sejauh ini, telah proses penyidikan.
Terkait dengan mediasi perdamaian kedua belah pihak, pihaknya tak melakukan intervensi. Pasalnya, hal itu kepentingan dari pihak yang bersangkutan. Polisi menunggu hasil kesepakatan yang dilakukan oleh kedua belah pihak.
"Untuk penyelesaian RJ, kami menunggu dari kedua belah pihak. Apabila sudah ada surat perdamaian, dan sudah dikirimkan ke Polresta melalui bapak Kapolresta, nantinya akan kami tindaklanjuti," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ini Ritual Khusus Kerbau Bule Kyai Slamet Sebelum Kirab Malam 1 Suro
-
Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
-
Bukan Sekadar Edukasi, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Hadirkan Air Bersih dan MCK di Solo
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas