SuaraSurakarta.id - Pembalap asal Kediri, Lantian Juan menjadi juara umum seri pembuka Trial Game Dirt 2023 di Sirkuit Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (12/5/2023).
Dia merajai ajang itu berkat akumulasi poin tertinggi di dua kelas utama yaitu FFA Open dan Campuran Open.
Total 50 poin yang diraih Lantian membuatnya unggul telak atas Asep Lukman dengan 38 poin, dan Rafi Ade dengan 37 poin.
Crosser dari tim Rizqy Motorsport itu bahkan mengungguli jagoan Kota Solo, Ivan Harry Nugroho dengan terpaut tiga detik di kelas Campuran Open.
Baca Juga: Balap Sepeda Kembali Sumbang Medali, Kali Ini Giliran Aiman Cahyadi yang Sabet Perak
Kedua pembalap sempat beradu sengit hingga lap terakhir. Namun Ivan sedikit kehilangan keseimbangan hingga tertinggal dari Lantianjuan.
"Alhamdulillah senang tentunya bisa juara di seri pembuka. Persiapan kami cukup matang sebelum ke Solo," kata Lantian Juan usai balapan.
Lantian mengaku bangga mampu menjadi juara seri perdana Trial Game Dirt di Solo. Menurutnya Sirkuit Benteng Vastenburg menghadirkan tantangan yang tak mudah untuk di taklukan.
Terlebih lawan-lawannya juga menunjukkan performa yang tak kalah garang.
"Sirkuit cukup sulit ya apalagi kemarin di hari pertama cuaca sempat hujan, namun itu yang membuat seru semuanya," jelas dia.
Baca Juga: Pelatih Tim Balap Sepeda Indonesia: MTB Lampaui Target di SEA Games 2023
Sementara itu di kelas Campuran Non Seeded, kroser Andreas Damara mampu menjadi yang terbaik berkat torehan total waktu tercepat 03:49.113.
Ia berhasil mengungguli Aksa Firma di posisi kedua yang meraih total waktu 03:49.594. Posisi ketiga ditempati Yovi Kristyan dengan total waktu 03:49.746.
Terakhir di kelas FFA Master, kroser tuan rumah Wahyu Gareng Wijayanto unggul atas lawan-lawannya berkat total waktu tercepat 03:54.215.
Membuntuti di belakangnya ada Djohan Irawan dengan total waktu 04:03.650. Berikutnya Indra Pratama mengisi posisi tiga dengan total waktu 04:27.530.
Agnes Wuisan dari "76Rider" selaku penyelenggara Trial Game Dirt merasa puas dengan jalannya seluruh race di Solo yang dinilainya sangat kompetitif.
Ia pun optimis ajang Trial Game Dirt seri-seri berikutnya bakal makin menantang lantaran persaingan ketat dan aksi-aksi berkelas yang diperlihatkan para kroser.
"Persaingan di Solo sebagai seri perdana luar biasa ketat dan sulit diprediksi sejak awal. Ini menjadi sinyal positif bahwa kroser-kroser di Tanah Air semakin menunjukan kemampuan mereka di lintasan. Kami berharap persaingan yang tersaji di Trial Game Dirt mampu menambah kompetitif skema balap motocross di Tanah Air," jelas Agnes.
Berita Terkait
-
Berebut Wild Card Terakhir MXGP 2025, Crosser Bakal Uji Nyali di Makassar
-
Lantian Juan Bungkus Juara Umum Trial Game Dirt 2024 Seri Ketiga Yogyakarta
-
Crosser Nasional dan Internasional Adu Atraksi di Sirkuit Praga
-
Crosser Astra Honda Tuntaskan Perjuangan di MXGP Lombok, Raih Poin Penting di Tengah Persaingan Ketat
-
Waktunya Berburu Poin di MXGP Lombok, Delvintor dan Arsenio Nyatakan Siap
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri