SuaraSurakarta.id - Bagi keluarga, Syabda Perkasa Belawa (22) merupakan sosok yang baik dan bekerja keras.
Syabda merupakan salah satu atlet bulu tangkis tunggal putra yang dimiliki Indonesia.
"Sosoknya baik sekali dan membanggakan. Neneknya mau apa dituruti, keluarganya mau apa ayo," ujar keponakan Syabda, Swara Setia, Senin (20/3/2023).
Menurutnya, Syabda juga tidak jaim sama keluarga besar atau keluarga agak jauh. Tidak kaku, mau ngobrol dan mau kenalan.
"Tidak jaim sama keluarga. Syabda itu sangat dekat dengan neneknya, semua keluarga juga dekat," kata dia.
Dikatakannya, Syabda sudah suka bulu tangkis itu dari TK, karena sering melihat bapaknya main bulu tangkis.
"Dulu sering lihat bapaknya bulu tangkis, terus lama-lama suka. Pas TK, masuk klub bulu tangkis, akhirnya masuk ke PB Djarum Kudus saat SMP. Terus masuk ke pelatnas," ungkapnya.
Sementara itu keponakan lain Syabda, Fitriana mengatakan sosok Syabda itu pekerja keras sama seperti bapaknya.
Selain itu pendiam dan nurut sama orang tua. "Apa yang dikatakan orang tua, pasti mengikutinya. Memang pekerja keras anaknya," terang dia.
Syabda sendiri anak kedua dari tiga bersaudara. Fitriana pun merasa syok dan tidak percaya kalau Syabda dan ibunya meninggalkan dalam kecelakaan.
Bahkan seminggu lalu baru saja bertemu Anik Sulistyowati (48) dan Muanis (49) orang tua Syabda saat acara pernikahan saudara di Sragen. Kalau Syabda sudah cukup lama tidak ketemu.
"Ketemu sama bu Anik kemarin itu bercanda aja, karena dalam suasana pernikahan. Jadi tidak ada firasat apa-apa," ucapnya.
Fitriana menambahkan Syabda dan ibunya meninggal kecelakaan di ruas tol Pemalang saat perjalanan pulang ke Sragen.
Rencana pulang ke Sragen itu untuk menengok neneknya yang meninggal, Minggu (19/3/2023) malam.
"Ternyata takdir mengatakan yang lain terjadi kecelakaan di tol Pemalang. Ibu Anik dan Syahda meninggal, setiap tahun memang sering mudik bahkan seminggu yang lalu bulik Anik sama Om Anis pulang dalam pernikahan adik saya," papar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino