SuaraSurakarta.id - Intercity Evergreen Mansion Sport XV bakal digelar di Kota Solo pada 15 Maret 2023 hingga 19 Maret 2023 mendatang.
Kompetisi itu sekaligus sebagai ajang basuh rindu sederet legenda yang pernah meramaikan olahraga basket di Tanah Air.
Legenda basket Indonesia seperti I Made Sudiadnyana atau Lolik, Rony Gunawan (Rogun), Amin Prihantono, Rony Chandra, Ali Budimansyah, hingga Faisal J Ahmad bakal bersaing di Solo.
Ketua Umum Intercity Evergreen, Poa Seng Goeng menjelaskan, kompetisi untuk para veteran basket itu diikuti 68 klub yang terbagi dalam 110 tim.
"Tiap klub hanya boleh ada 2 pemain nasional dan 2 profesional. Seluruh pemain-pemain legenda tim merata," kata Poa Seng Goeng di Solia Hotel, Selasa (14/3/2023).
Dia memaparkan, dari 110 tim yang berlaga, juga diikuti sembilan tim asal Malaysia. Klub-klub legendaris seperti Bhinneka Solo, Buls Bulungan, hingga Bima Sakti Malang bakal bersaing di total 169 pertandingan.
Ada sejumlah pembagian kelompok umur dari usia 35 tahun hingga kelas 70 tahun.
"Nanti yang main kan sudah sepuh-sepuh, jadi kami menjaga. Kuarter tetap empat tetapi waktu kotor dan baru waktu bersih menit akhir," jelasnya.
Menurut Poa, Intercity Evergreen berdiri pada 2008 lalu sebagai wadah berkumpulnya sesepuh bola basket di Indonesia. Para veteran yang sudah tidak aktif bisa kembali bermain meskipun usianya sudah 70 tahun.
Baca Juga: Hasil IBL 2023: Pelita Jaya Tekuk Bali United 86-76, Andakara Prastawa Cetak Rekor
Digelarnya Intercity Evergreen di Solo juga untuk mendukung program Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Seribuan atlet juga mengikuti sejumlah rangkaian wisata di sejumlah lokasi di Kota Bengawan.
"Terima kasih Mas Wali, kami merasa bangga sebagai tuan rumah mendapatkan dukungan luar biasa,” ungkapnya.
Sementara, Sekretaris Intercity Evergreen, Johan Irwan, mengatakan di Kota Solo baru pertama kalinya jumlah tim mencapai 110 tim.
Sebelumnya, gelaran di Batam diikuti oleh tim-tim dari Asia Tenggara. Ada sejumlah tim unggulan dan dijadikan satu kategori berdasarkan jumlah pemain nasional.
"Buls dan CLS KU-50 mungkin jadi unggulan kalau melihat materi pemain," kata Johan.
Sementara itu, Ketua Panitia Lokal, Afinsa Gunawan, mengatakan rata-rata di setiap tim 15 pemain. Tercatat 1.650 atlet telah berada di Solo untuk mengikuti technical meeting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak
-
Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar