Dulu setiap malam itu bangun terus melamun dan menangis memikirkan Agus. "Kelingan anak terus, piye-piye anak lah. Tiap malam itu bangun dan menangis," terangnya.
Amini mengakui, sejak kecil Agus sering main sama teman-temannya tapi. Pernah pulang sore dan tengah malam, kadang pulang diantar orang.
Terus diminta untuk sunat tapi anaknya tidak mau. Terus pergi tapi satu hari pulang, lalu pergi malah bablas tidak pulang.
"Sering pergi-pergi memang tapi pulang. Terus mau disunat tapi bilang emoh, padahal kasih tahunya itu sudah jauh-jauh hari," jelas dia.
Ketemu dan pulang
Setelah kurang lebih 25 tahun pergi dari rumah, Agus akhirnya ditemukan dan pulang ke rumah.
Penemuannya itu saat anak yang pertama itu dengar-dengar ada yang tahu ciri-ciri Agus. Lalu diminta lihat dan difoto di kepalanya bekas luka, lalu kakinya juga luka tersandung tong.
Lalu ada orang yang menemukannya di pasar sedang menarik mobil-mobilan pakai tali rafia.
"Saya tambah yakin kalau itu anak saya saat diperlihatkan ciri-cirinya. Ketemunya itu di Pasar Kepel Bantul," paparnya.
Baca Juga: Kabur Gegara Takut Disunat, Pria Ini Baru Berani Pulang 25 Tahun Kemudian
Setelah yakin jika itu anaknya, Amini bersama keluarga, pak lurah serta kepolisian mau menjemput di Bantul. Tapi diperbolehkan, karena dari sana mau mengantarkan ke sini biar tahu dan kalau kangen bisa ke sini.
"Di sana hidupnya itu di pasar dan dibantu para pedagang untuk makannya. Bujuknya kalau mau dibawa ke sini itu bilangnya mau diajak piknik, tiba di rumah itu pukul 15.30 WIB," beber dia.
"Jadi tahunya Agus itu rumahnya di Pasar Kepek saya, bukan sini," ucapnya
Agus, sempat ditanya kenapa bisa sampai Pasar Kepek, tidak tahu secata detail menjawabnya.
"Jawabnya naik bus lalu diturunkan di Pasar Kepek," tandas dia.
Perasaan Amini, merasa senang setelah anaknya ketemu dan pulang setelah bertahun-tahun kabur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik