SuaraSurakarta.id - Polres Sragen melakukan penyelidikan kasus dugaan perundungan seorang siswi SMAN 1 Sumberlawang berinisial SF (14).
Korban dibully guru matematika berinisial SWN gara-gara tak mengenakan jilbab.
Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menjelaskan, pihaknya akan memproses kasus itu sesuai prosedur yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA).
"Segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan penyidik akan mempelajari aduan dimaksud," kata Piter Yanottama, Jumat (11/11/2022).
Terkait perlindungan korban, Piter menegaskan pihaknya juga masih melakukan koordinasi atas penyelidikan kasus tersebut.
"Prinsipnya ultimum remedium. Bahwa pendekatan pidana itu adalah obat terakhir," jelasnya.
Sebelumnya, seorang siswi SMAN 1 Sumberlawang berinisial SF (14) dikabarkan menjadi korban perundungan oleh gurunya sendiri.
Penyebabnya, siswi tersebut dibully oknum guru berinsial SWN karena tak mengenakan jilbab.
Dari informasi yang dihimpun, perundungan itu bermula saat korban mendapat nasihat dari pelaku di depan teman sekelasnya.
Baca Juga: 18 Tahun Jadi Tukang Bully, Wanita Ini Mengaku Sudah Tobat Namun Tak Ingin Mengubah Masa Lalu
Saat itu, SWN diduga berkata jika percuma pintar pelajaran matematika jika korban tidak memakai jilbab.
Sontak saja, setelah mendapatkan perundungan itu, korban menangis dan mengadu ke orang tuanya.
"Oknum guru itu bilangnya kamu orang islam kok nggak pakai hijab. Benar kamu pintar matematika, tapi agama jauh lebih penting," ungkap orangtua korban, Agung Purnomo, Jumat (11/11/2022).
"Pakai hijab lebih penting. Apalah artinya pintar matematika kalau tidak pakai jilbab," lanjut Agung usai mendengar cerita dari putrinya
Tak terima dengan perlakuan yang diterima putrinya, Agung akhirnya melaporkan kasus perundungan itu ke Polres bersama sang putri didampingi istrinya.
Setiba di Polres, mereka langsung melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim dan diterima oleh Kanit PPA, Ipda Tri Ediyanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah