Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tuban Suhut mengatakan anggaran BKK terbanyak untuk Desa/Kecamatan Rengel sebesar Rp157.970.868.
Kecamatan Rengel memiliki Daftar Pemilih Tetap sebanyak 6.479 dan terdapat 15 TPS.
Rata-rata anggaran BKK setiap desa yang menyelenggarakan pemilihan sekitar Rp83 juta.
Anggaran APBD dapat digunakan dalam pemungutan dan perhitungan suara, seperti untuk surat suara, untuk undangan, dan pembuatan TPS. Dalam hal ini setiap desa akan berbeda-beda pengeluarannya tergantung jumlah TPS dan juga DPT setiap desa tersebut.
Sedangkan APBDES, kata Suhut, dapat digunakan untuk makan dan minum beserta keamanan. Keamanan sendiri dalam APBD dapat dianggarkan satu orang linmas untuk menjaga 1 TPS.
Sedangkan untuk APBDES anggaran linmas diperbolehkan ditambah 2 atau 3 tergantung kemampuan keuangan dan kemampuan personil linmas di desa tersebut.
“Untuk linmas APBD menganggarkan satu orang sedangkan untuk APBDES tergantung desanaya tidak ada batasan maksimal, akan tetapi dilihat juga tingkat kerawanan desa atau TPS tersebut,” ujarnya. [rangkuman Bloktuban]
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu