SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berupaya menerapkan konsep kota cerdas.
Salah satunya melalui penataan kawasan kumuh yang ada di kawasan Kota Bengawan.
"Salah satunya dengan menerapkan smart living, jadi lebih ke penanganan daerah kumuh," kata Gibran dilansir dari ANTARA, Jumat (14/10/2022).
Selain itu, dikatakannya, yang juga menjadi penekanan adalah air bersih dan sanitasi.
Terkait hal itu, Gibran mengatakan Kota Solo sudah menerapkannya melalui program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
"Kami sudah melakukan itu, di area Mojo, Semanggi, ada juga pembangunan rumah susun," paparnya.
Meski sudah dilakukan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan program tersebut. Dengan demikian, akan makin banyak masyarakat yang menerima manfaatnya.
"Smartcity kan berkembang, jadi harus terus adaptasi," jelas dia.
Dari sisi keuangan pihaknya terus mengenalkan sistem transaksi nontunai kepada para pelaku usaha, khususnya pedagang.
Baca Juga: Kaesang Pamer Foto Wisuda SD, Warganet Salfok Stiker WA Iriana: Spongebob Nggak Tuh
"Kita gembar-gembor cashless tapi pedagang belum menyodorkan, pembeli belum paham, kan susah," paparnya.
Terkait hal itu, ia akan memulai dari sisi transaksi pembayaran parkir, salah satu yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menyosialisasikan hal itu.
"Sekarang pak kadishub saya dorong untuk parkir agar cashless. Kita pakai QRIS saja yang nggak perlu hardware. Warga kalau tidak dibikin konsisten itu sulit," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar