SuaraSurakarta.id - Empat jalur pendakian gunung di kawasan Taman Hutan Raya R. Soerjo, Mojokerto, ditutup sementara mulai 9-15 Oktober 2022 untuk menghindari bahaya akibat cuaca ekstrem.
Petugas akan melakukan patroli dan jika pendaki masih ada yang nekat melakukan pendakian, mereka akan di-blacklist.
Kepala Resor Pengelolaan Hutan 08 Pengendali Ekosistem Hutan Tahura R. Soerjo, Ni Luh Novyanthi, berkata “kami akan patroli rutin jika ada pendaki berarti mereka ilegal, kita akan tindak dan sanksi peringatan satu kali. Namun jika yang bersangkutan tercatat sudah pernah diperingatkan maka namanya akan di-blacklist dari pendakian di Arjuno-Welirang.”
Ni Luh mengatakan sudah ada aplikasi yang akan mencatat pelanggaran yang dilakukan pendaki di kawasan Tahura R. Soerjo.
Waktu penutupan sementara jalur pendakian kemungkinan diperpanjang jika kondisi cuaca ekstrem semakin parah.
“Kita ada sistem aplikasi jadi ada nama-nama pindaki yang diblacklist akan muncul sehingga otomatis jika mereka masuk dalam daftar blacklist tidak akan bisa melakukan pendakian di kawasan Tahura. Kalau ada siaran masih cuaca ekstrem otomatis akan kita perpanjang lagi hingga batas waktu yang belum ditentukan,” kata Ni Luh.
Empat jalur pendakian yang ditutup untuk sementara yakni Gunung Welirang-Arjuno, Gunung Pundak, dan Watu Jengger. [Beritajatim]
Berita Terkait
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Pemkab Mojokerto Paparkan Progres Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN RI
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
3 Tahun Kabar Terdepan: Merajut Keberagaman, Mengawal Kebenaran
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox