SuaraSurakarta.id - Pemain Gresik United tetap latihan bersama untuk menjaga kondisi, meskipun kompetisi Liga 2 dihentikan PT. Liga Indonesia Baru untuk sementara usai peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Selain latihan, mereka juga melakukan doa bersama untuk korban peristiwa di Stadion Kanjuruhan.
CEO Gresik United Muhammad Allan (Gus Allan) mengatakan bahwa dia mendukung penghentian kompetisi liga 2 selama dua pekan.
“Semua tim termasuk Gresik United turut berduka, dan tidak bisa berkata-kata,” katanya dalam laporan Beritajatim, Rabu (5/10/2022).
Dia menyebut keputusan yang diambil pemerintah sudah tepat.
Pertandingan sepak bola seharusnya menjadi hiburan, bukan malapetaka.
“Untuk regulasi kita mengalir saja, karena ini tragedi dunia dan sepak bola kita lagi dapat musibah,” katanya.
Gus Allan menambahkan selain memberikan dukungan, Gresik United berharap di waktu mendatang tidak terulang peristiwa di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.
“Semoga kecerahan dan solusi segera terpecahkan untuk liga kita dan kejadian di Kanjuruhan Malang tidak boleh terulang lagi,” kata dia.
Baca Juga: Jokowi Datang ke Pintu 13, Sarankan Untuk Audit Bangunan
Media Officer Gresik United Deni Ali mengatakan para pemain Gresik United menggelar doa bersama untuk para korban.
Berita Terkait
-
Kekalahan Arema FC di Kandang, Strategi Marcos Santos Gagal Redam Persib Bandung
-
Bhayangkara Presisi Lampung FC Siap Curi Poin Penting Saat Tantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan
-
Arema FC Targetkan Kemenangan Kedua di Stadion Kanjuruhan Saat Hadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC
-
Preview Arema FC vs PSBS Biak: Badai Pasifik Siap Rusak Pesta Ultah Singo Edan
-
1000 Hari Tragedi Kanjuruhan, Doa dan Tuntutan Keadilan Bagi Korban
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah