SuaraSurakarta.id - Dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr dr Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) mengatakan vaksin yang tersedia saat ini masih efektif untuk menghadapi berbagai varian corona.
"Jadi tidak terlalu emergency untuk segera punya vaksin baru," kata dokter Erlina dikutip dari ANTARA Minggu (18/9/2022).
Lebih lanjut, Erlina menuturkan, vaksinasi dosis penguat atau booster dengan viral vector memberikan perlindungan tinggi terhadap Omicron, baik itu seperti halnya mRNA. Keduanya memberikan tingkat perlindungan tinggi baik disuntikkan sebagai booster homolog atau heterolog dari jenis vaksin yang diterima.
Berdasarkan rekomendasi dari 22 Ahli dari Asia dan Amerika Latin yang terlibat dalam sebuah tinjauan pada lebih dari 50 studi di dunia, strategi peningkatan booster berkelanjutan dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi setahun sekali untuk populasi umum, dan setiap enam bulan untuk kelompok rentan seperti mereka yang hidup dengan penyakit kronis.
Dalam kesempatan itu, Tim Pakar Satuan Tugas COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Komnas KIPI Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari, SpA(K), M. Trop.Paed mengatakan surveilans KIPI terkait keamanan vaksin dilakukan berkesinambungan untuk memastikan vaksin yang digunakan aman.
Menurut dia, adapun, penelitian yang dilakukan mencakup jutaan individu, mengkonfirmasi profil keamanan vaksin COVID-19 yang tersedia. Utamanya jika dilihat dari resiko akibat infeksi COVID-19.
"Setelah 12,5 miliar dosis vaksin COVID-19 diberikan secara global, kami dapat yakin dengan profil keamanan vaksin yang tersedia saat ini," kata dia.
Data surveilans KIPI menunjukkan vaksin COVID-19 Adenovirus rekombinan aman sebagai vaksin primer maupun booster dan manfaat yang diperoleh jauh lebih besar. Selain itu, baik data global ataupun di Indonesia, menunjukkan vaksin ini aman sampai dengan saat ini.
Baca Juga: Wisma Atlet Alami Kerusakan Saat Jadi RSDC, Kementerian PUPR Minta Segera Audit
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox