SuaraSurakarta.id - Grand Final Lead National Series (LNS) by IndiHome game “Free Fire” resmi digelar secara offline di Kota Solo.
Pada putaran pamungkas ini tersisa 9 tim perwakilan dari semua area di Indonesia yang beradu skill untuk jadi yang terbaik memperebutkan total hadiah mencapai Rp100 Juta.
Fase grand final yang diselenggarakan di GOR Sritex Kota Solo, Sabtu (10/9/2022) disiarkan secara live di kanal Youtube IndiHome dan Booyah yang langsung dihadiri Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa.
Menariknya, grand final LNS by IndiHome 2022 ini dimeriahkan oleh tiga tim profesional “Free Fire” Indonesia.
Ketiga tim pro tersebut adalah RANS Esports, Echo Ronin, dan SES Goboba. Ketiga tim ini tentunya harus tampil maksimal agar tidak tampil mengecewakan di hadapan tim-tim amatir di Final LNS ini.
Vice President Marketing Management E Kurniawan mengatakan gelaran LNS by IndiHome ini menjadi pintu gerbang pengembangan calon atlet Esport Indonesia di masa depan.
Sebab melalui turnamen ini mental dan skill peserta akan terasah. Selain itu, kejuaraan ini juga akan mendapat sorotan oleh banyak tim profesional selain tiga tim pro finalis untuk mencari bakat.
“Kami harapkan potensi atlet e-sport yang mengikuti LNS bisa tertangkap oleh tim pro. Talenta tersebut dapat diasah menjadi pemain profesional dan berkompetisi mewakili negara di kejuaraan dunia nantinya,” tutur Kurniawan.
“Semangat untuk para peserta yang akan bertanding di partai grand final, berikanlah permainan terbaik dan jangan mau kalah tapi tidak lupa untuk tetap menjaga sportifitas saat bertanding,” tambahnya.
Baca Juga: Daftar Kode Redeem FF Minggu 11 September 2022 Terbaru, Banjir Hadiah!
IndiHome memberikan kontribusinya dalam perkembangan ESport di Indonesia melalui berbagai event turnamen game, tidak hanya dalam turnamen game IndiHome juga sebelumnya telah membuat Academy Esport yaitu LEAD by IndiHome 1.
Turnamen yang diselenggarakan sejak tanggal 23 Juli 2022 ini diikuti oleh 1.430 tim atau setara dengan 5.720 atlet esport komunitas yang meliputi dari tujuh regional wilayah Telkom, yaitu Sumatera, Jabodetabek-Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur-Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi-Maluku-Papua.
LNS merupakan suksesor dari event serupa sebelumnya. Setelah melalui tahap kualifikasi regional, terdapat 9 tim terbaik yang melaju sampai ke fase Grand Final bersama dengan 3 tim profesional undangan (total 12 tim esport).
Kota Solo yang terkenal ramah dan supportif terhadap pengembangan komunitas kreatif dipilih sebagai lokasi Grand Final LNS by IndiHome dengan harapan semangat IndiHome dalam mengembangan kaderisasi atlet nasional melalui turnamen komunitas bisa tersampaikan.
Dalam menyelenggarakan LNS, IndiHome menggaet NovusIDN, yang telah memiliki pengalaman dalam pergelaran kejuaran game di Tanah Air.
“Saya memiliki keyakinan bahwa komunitas esports di Kota Surakarta memiliki potensi besar dan memiliki andil dalam membentuk ekosistem besar Indonesia. Terlaksananya Lead National Series by IndiHome menciptakan Ekosistem Budaya Digital dan Meningkatkan Literasi Digital. Saya berharap semakin banyak penggiat esports yang memandang dan mendukung kemajuan espots di Indonesia,” kata Aditya Rimbo, Kepala Eksekutif NovusIDN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali