SuaraSurakarta.id - Baru-baru ini pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU pertamina. Jenis Pertalite menjadi Rp10.000 sedangkan Pertamax menjadi Rp14.500.
Akan tetapi berbeda dengan SPBU Pertamina, SPBU Vivo malah menurunkan harga jual BBM nya.
Sebagaimana yang terlihat dalam video, Ada tiga jenis BBM yang dijual SPBU Vivo antara lain Revvo 89, Revvo 92 dan Revvo 95.
Revvo 89 adalah BBM jenis bensin dengan harga paling murah yakni Rp 8.900 per liter. Sesuai namanya, Revvo 89 memiliki research octane number (RON) 89 atau sedikit di bawah Pertalite yang memiliki RON 90.
Dengan harga Pertalite saat ini sebesar Rp 10.000 per liter, makan selisih harga Pertalie dengan Revvo 89 adalah sebesar Rp 1.100 per liter.
"Saat BBM naik 10.000, Vivo malah turunin harga," dilansir dari video tiktok @ceritasumut pada Minggu, (4/8/2022).
Sontak hal itu pun membuat warganet ingin SPBU Vivo merata di Indonesia sehingga mereka dapat menikmati BBM yang lebih murah.
"Tolong Vivo hadir di tempat ku," ujar akun @*****va.
"Semoga vivo buat cabang di setiap kabupaten di Indonesia," kata akun @*****91.
Baca Juga: Daftar Lokasi Alamat SPBU Vivo Jual BBM Revvo 89, Lebih Murah dari Pertalite dan Pertamax
"Tolong Vivo hadir di citra raya Cikupa Tangerang please," ucap akun @****ty.
"Coba di Riau juga ada," tutur akun @****92.
Untuk diketahui SPBU Vivo merupakan perusahaan penyalur BBM milik Grub Vitol di Swiss, oleh karena itu SPBU Vivo hanya menyalurkan BBM non-subsidi dan hanya menjual BBM jenis umum.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS