SuaraSurakarta.id - Umumnya tradisi dalam Islam ketika menyambut kelahiran seorang bayi dengan mengadzani.
Mengadzani bayi yang baru lahir juga merupakan sebuah simbolik dari harapan dan doa-doa setiap orang tua kepada anaknya yang baru lahir agar kelak dapat menerapkan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek kehidupannya.
Namun, beredar unggahan video ceramah di akun TikTok @rahuljayekar581. Seorang ustaz Abdurrahman Dani justru melarang bayi baru lahir diadzani.
Menurutnya, perintah bayi yang baru lahir langsung diadzani tersebut tidak ada dalam sebuah hadist maupun Al-Quran.
"Bayi baru lahir biasanya disunnah diadzani ditelinga mana? Hadistnya palsu dan dhaif. Berarti tidak bisa diamalkan yah," buka ustaz Abdurrahman Dani.
Ia pun kemudian meluruskan dalam menyambut bayi baru lahir sebaiknya langsung ditahnik.
"Sunnahnya bayi baru lahir cuman di tahnik ketika awal lahir dan diberi nama pula. Bukan diadzani maupun diiqomahti," ujarnya.
"Karena perut bayi belum masuk apa-apa, maka dilakukan tahnik dengan kurma, kemudian diambil dan diputar ke langit-langit, ke gusi, ke lidahnya. Hal itu supaya bisa melatih menghisap puting ibu," sambungnya.
Ustaz Abdurrahman Adi juga mengatakan untuk melakukan tahnik pada bayi yang baru lahir paling penting rasanya manis.
"Kata Syekh Mutsaimin jikalau bayi baru lahir sudah terlanjur dikasih susu ibu nggak ada lagi sunnahnya tahnik. Karena air susu ibu rasanya asin bukan manis,"
"Kata Imam Ahmad kalau buat tahnik tidak ada kurma boleh diganti madu. Kalau tidak ada madu, boleh apa saja yang manis," tandasnya.
Unggahan video tersebut sontak aja mematik perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka justru menuliskan komentar negatif.
"Bebas tad mau di adzanin mau di bacain alfatehah mau qulhu tujuannya baik niatnya baik gak ada larangan," ucap akun @andre**.
"Hadits apa yang mengatakan palsu, coba cari hadistnya," tutur akun @semsa**.
"Lahir diadzankan matipun diadzankan," imbuh akun @e5813**.
"Hati-hati banyak ustad yang menyesatkan. Bagi yang awam ngajinya sama di kampung setempat aja," sahut akun @rama.putra**.
"Ambil hikmahnya, ambil baiknya, sekarang banyak hadist buatan, tergantung kita-kitanya aja kalau zaman sekarang," timpal akun @vins**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Waktu Buka Puasa di Surakarta Hari Ini 20 Februari 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap
-
Masih Jadi Buruan Warga! Bubur Samin Legendaris khas Banjar kini Jadi Warisan Budaya Tak Benda
-
Waktunya Sahur! Cek Jadwal Imsakiyah Surakarta 20 Februari 2026, Lengkap Niat Puasa Ramadan!
-
Waktunya Berbuka! Cek Jadwal Azan Magrib dan Isya Kota Surakarta
-
Cegah Tawuran, Kapolresta Solo Pastikan Larangan Perang Sarung