SuaraSurakarta.id - Tim boccia Indonesia menorehkan sejarah di ajang ASEAN Para Games 2022.
Baru perdana tampil di multievent tingkat internasional, tim boccia Indonesia untuk sementara sudah meraih enam medali. Rinciannya, satu medali emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Dengan raihan ini, maka melebihi target yang sudah ditentukan. Medali emas disumbangkan oleh Wening Prabawati di kelas B4 putri.
Di babak final Wening Prabawati mengalahkan atlet dari Thailand Chalisa Khiawjantra dengan skor 4-3.
Dua medali perak berhasil diraih Gischa Zayanadi kelas BC2 putri dan Handayani di kelas BC1.
Sedangkan medali perunggu diraih atlet Febrianti Vani Rahmadhani di kelas BC2 putri, Rexus Ohee dari kelas male individual BC3 dan tambahan perunggu diraih Suci Kira Dewi di kelas BC3.
Perolehan medali emas ini dibenarkan oleh Pelatih Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi
"Alhamdulillah, kita memperoleh medali emas di ASEAN Para Games ini," terang Bram, sapaan akrabnya saat ditemui, Rabu (3/8/2022).
Bram mengatakan, hari ketiga di cabor boccia anak-anak bermain fight dan bagus. Hasilnya beberapa kelas dapat menyumbangkan medali, satu emas, dua perak dan tiga perunggu.
Baca Juga: Hari Ketiga Cabang Olahraga Para-Renang APG 2022, Jendi Pangabean Turun di Dua Nomor Perorangan
"Anak-anak bermain fight dan bagus. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi," katanya.
Perolehan medali masih bisa akan bertambah. Karena masih ada sejumlah kelas yang masih berlangsung dan akan dipertandingkan.
"Masih ada beberapa pertandingan yang masih berjalan. Diharapkan masih bisa dioptimalkan untuk menambah medali lagi," ungkap dia.
Seperti diketahui, ASEAN Para Games merupakan multievent pertama yang diikuti tim Boccia Indonesia
Target sendiri meraih medali emas. Ada 11 nomer yang diikuti di ASEAN Para Games 2022 ini dengan mengirimkan 12 atlet.
Setelah event ASEAN Para Games 2022, tim Boccia Indonesia akan mempersiapkan ini untuk Asian Para Games di China tahun 2023 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak