SuaraSurakarta.id - Seorang warga yang sedang dalam perjalanan untuk mengajar di sebuah pondok pesantren Kecamatan Plaosan, Jawa Timur, diamankan anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri, Selasa (2/8/2022), pukul 08.30 WIB.
Kepala Desa Sumberagung, Supardi, mengonfirmasi adanya penangkapan terhadap ARY (36).
Tim densus sebelumnya mendatangi rumah ARY. Saat petugas datang, ARY sudah tidak berada di tempat.
Supardi tidak mengetahui kapan dan dimana ARY diamankan polisi.
Supardi hanya diajak petugas untuk menjadi saksi saat polisi menyita laptop dan buku rekening ARY di rumah.
“Saya tidak masuk rumah ya. Di rumah ada istrinya dan anak-anaknya saja. Polisi mengambil laptop dan buku rekening. Kami tidak tahu pasti apa kejahatan yang dilakukan hingga polisi menggeledah rumah tersebut,” kata Supardi dalam laporan Beritajatim.
Supardi mengatakan tidak mengetahui apa pekerjaan ARY dan dia juga jarang bertemu dengannya.
“Saya tidak tahu ya kalau pekerjaannya apa dan kerja di mana. Karena bukan warga asli sini, yang asli sini itu istrinya,” kata Supardi.
Baca Juga: Densus 88 Tangkap Belasan Orang Terduga Teroris di Sumatera, Satu dari Riau
Tag
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Digunakan Ratusan Ribu Konsumen, Pherini Body Lotion Tuai Banyak Review Positif
-
Kubu PB XIV Purboyo Gelar Tingalan Dalem Jumenengan di Kediaman Raja Sasana Narendra
-
Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
-
Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris