SuaraSurakarta.id - Pelanggan cat Indaco akan dimanjakan dengan layanan fintech pertama di Indonesia bernama EnviBRI.
Dengan peluncuran fintech di bidang industri cat dan bahan bangunan di Indonesia tentunya dapat dimanfaatkan oleh 20 ribu pelanggan.
“Selama ini, kami memiliki platform online, yang menyediakan layanan transaksi, pembelian maupun pembayaran dari customer, juga program-program promo. Nah, dengan support dari bank pemerintah, layanan ditingkatkan. Kami beri nama EnviBRI, di mana customer akan mendapat nilai lebih lewat layanan fintech ini,” terang Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia Iwan Adranacus, Sabtu (30/7/2022).
Menurutnya, customer mendapat dukungan modal kerja untuk mengembangkan usahanya. Terutama dalam pembelian dan penjualan produk-produk.
Customer juga mendapatkan pendampingan usaha. Karena telah disiapkan modul ERP (enterprise resources planning) sebagai dukungan manajemen usaha yang lebih baik, pengelolaan keuangan, stok barang dan logistik yang lebih rapi, dan sebagainya.
“Jadi hubungan dengan customer tidak hanya sekadar transaksi jual beli, tapi juga dukungan manajemen agar bisnisnya lebih berkembang,” katanya.
Sementara itu, Regional CEO BRI Yogyakarta-Jateng John Sarjono mengatakan, tahap awal peluncuran, layanan akan menjangkau 33 kantor cabang yang ada di wilayah kerjanya, meliputi kawasan Yogya Raya, Karesidenan Kedu Banyumas, serta Solo Raya.
“Jika pilot project ini berjalan baik, tentu akan dikembangkan ke tingkat nasional. Kami optimistis, dalam waktu tiga bulan, program ini sudah berjalan baik,” jelasnya.
Menurutnya, program yang diluncurkan mempermudah pola transaksi. Karena ke depan, sesuai anjuran Bank Indonesia, transasi harus bersifat cashless dan melalui platform digital.
Baca Juga: Gratis Nonton Live Streaming BRI Liga 1 Musim 2022/2023? Simak Tanda Berikut Ini
“Selain itu, juga mendukung kebutuhan modal kerja customer. Sehingga diharapkan, hubungan yang saling menguntungkan bisa terus meningkat,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!