SuaraSurakarta.id - Ketua Dewan Pembina Garuda Nusantara Academy Prabowo Subianto mencari bibit unggul sepak bola untuk bisa masuk di Piala Dunia di masa mendatang.
Pencarian bibit pemain sepak bola itu dengan menggelar kompetisi sepak bola "Nusantara Open 2022" yang memperebutkan Piala Prabowo Subianto, di Nusantara Polo Club, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Sabtu.
Kompetisi yang diinisiasi oleh Ketua Umum Partai Gerindra itu diikuti oleh 16 tim U-16 dari hampir seluruh akademi di Indonesia.
"Anak-anakku, saudara-saudara, Indonesia harus punya tim yang masuk piala dunia. Maksud kalian kami undang ke sini adalah kita ingin cari bibit-bibit pemain. Saudara sekarang umurnya 15-16 tahun, tiga tahun lagi 18 tahun. Tiga tahun kita harus punya tim di piala dunia yang akan datang," kata Prabowo dalam siaran persnya.
Menurut dia, tidak ada yang tidak mungkin bagi Indonesia atas tekad tersebut. Ia menyerukan para atlet agar selalu optimistis untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
"Nanti ada yang bilang tidak mungkin, ya mental yang tidak mungkin ini yang harus kita kikis. Yang tidak mungkin harus mungkin. Dan ini mungkin karena semangat anak-anak muda," kata Prabowo.
Mantan Danjen Kopassus ini mengatakan bahwa di piala dunia terlihat mana tim yang memiliki kerja sama dan semangat yang baik karena selain keterampilan teknis dibutuhkan semangat.
"Semangat mau berlatih. Semangat mau sakit karena berlatih itu pasti mengalami sakit, mengalami pengorbanan. Kita berharap pertandingan ini akan menghasilkan bibit-bibit terbaik," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, bahwa sepak bola sangat penting bagi kemajuan bangsa dan dipandang sebagai ajang pertandingan kemampuan antar bangsa-bangsa.
Baca Juga: Menhan Prabowo Bilang Emak-emak Fatayat NU Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Bangsa
Prabowo menjelaskan bahwa untuk yang memenangkan turnamen ini akan diberikan hadiah Rp 1 miliar untuk juara pertama, Rp 750 juta untuk juara kedua, dan Rp 500 juta untuk juara ketiga. Uang ini adalah untuk pembinaan akademi di daerah-daerah.
"Ini adalah untuk pembinaan akademi kalian di daerah-daerah. Dan yang juara pertama kita akan kirim ke luar negeri untuk satu bulan berlatih dan bertanding di luar negeri," kata Prabowo.
Dia mengaku sudah melakukan komunikasi dengan salah satu akademi sepak bola terbaik di dunia untuk menjalani pelatihan selama satu bulan.
"Saya sudah kontak dengan salah satu akademi sepak bola terbaik di dunia dan kita sedang atur yang juara pertandingan ini kita titip di situ untuk satu bulan," kata Prabowo yang menjabat Menteri Pertahanan ini.
Tidak hanya sampai di situ, para pelatih juga akan kita di-upgrade keterampilannya dengan dikirim untuk belajar ke akademi tersebut untuk belajar bagaimana suatu akademi tingkat dunia dibangun dan dilatih.
Ke-16 tim yang berkompetisi dalam Nusantara Open 2022, yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, PSIS Semarang, Borneo FC, PSLS Lhokseumawe, Garuda Nusantara, ASIFA, ASIOP, PSM Makassar, Persipura Jayapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat