SuaraSurakarta.id - Dalam sebuah pidato Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Prabowo Subianto menceritakan bahwa saat ia berkeliling dunia sebagai Menhan, banyak pihak yang menanyakan alasanya mau bergabung dengan pemerintahan Presiden Jokowi.
Bahkan karena sikapnya itu, politik di Indonesia dianggap stabil.
"Politik kita dianggap stabil sekarang," katanya dalam sebuah video tiktok yang diunggah oleh akun @mas_gandhi dikutip pada Selasa (5/7/2022).
"Bayangkan, saya keliling dimana-mana di dunia, mereka bingung, kok bisa anda rivalnya pak Jokowi kok sekarang anda mau menjadi anak buahnya pak Jokowi," lanjutnya bercerita.
Diketahui, Menhan Prabowo merupakan rival Joko Widodo di ajang Pemilihan Presiden pada 2014 dan 2019 Lalu. Prabowo pun mengakui kekalahannya dalam memperebutkan posisi Presiden RI tersebut.
Untuk itu, ia pun membeberkan alasannya mau bergabung dalam pemerintahan dibawah Presiden Joko Widodo.
"Loh, filosofi kita adalah bahwa kalau kita berbeda pendapat tidak berarti kita harus bermusuhan," ungkapnya.
Ia pun memberi contoh bahwa kita bisa berbeda pendapat denga siapa saja, termasuk dengan keluarga dekat. Akan tetapi bagaimanapun juga kita tetaplah keluarga.
"Nah disitulah, budaya Indonesia adalah budaya kekeluargaan," ucapnya.
Baca Juga: Temani Kunker Presiden Jokowi di Semarang, Warga Teriaki Ganjar: Ganteng Tenan, I Love You Full
"Bahwa kita boleh bersaing, boleh berbeda pendapat tapi ingat kita semua adalah satu keluarga," lanjutnya.
Klik di sini untuk melihat video Prabowo Subianto sebut dunia kaget melihatnya jadi Menhan
Sontak video itu pun menuai banyak tanggapam dari warganet.
"legowo nya hati p jokowi sama p prabowo. Beliau berdua ada negarawan sejati, siap bertarung saat kompetisi dan berteman saat diluar kompetisi," ungkap akun @An****.
"Sejarah akan mencatat anda seorang negarawan sejati. Bener kata almarhum Gus Dur," kata akun @sug****.
"Saya Pribadi sangat salut dengan pernyataan ini. Bravo Bapak Prabowo," ucap aku @****awa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jokowi Minta Kader PSI Ubah Cara Kerja Organisasi demi Hadapi Pemilu 2029
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas
-
NICE Gelar 55 Event, Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Baru