SuaraSurakarta.id - Seorang jurnalis dari media asing Max Walden turut menyoroti kenaikan tarif tiket masuk Candi Borobudur.
Bahkan dirinya juga membandingkan dengan biaya masuk ke situs percandian terbesar dunia Angkor Wat yang terletak di Kamboja.
Ia tampak terkejut dengan kabar kenaikan tarif yang tinggi itu.
“Astaga, Indonesia ingin memungut biaya US $100 kepada orang asing untuk mengunjungi Borobudur,” ungkapnya melalui akun twitter prbadinya, Minggu (5/6/2022).
Lantas ia pun mebandingkan biaya tiket masuk Candi Borobudur di Indonesia dengan Angkor Watt di Kamboja.
“Padahal, hanya (membutuhkan) US $37 untuk masuk ke Angkor Wat,” katanya.
Sedangkan Ia menilai Angkor Wat di Kamboja lebih besar dan terkenal daripada Candi Borobudur.
“Yang lebih besar dan jauh lebih terkenal,” pungkasnya.
Tak hanya Walden, ahli genetika dari Amerika pun juga mengomentari kenaikan tarif Borobudur.
Baca Juga: Diminta Netizen Tutup Total Ketimbang Menaikkan Harga Tiket, Ini Respon Pengelola Candi Borobudur
“Peraturan pembatasan jumlah pengunjung itu hadir dengan tarif baru untuk tiket masuk—US$100 atau sekitar Rp1,4 juta untuk turis asing dan Rp750 ribu untuk turis domestik. Astaga,” tulisnya melalui akun twitter.
Sontak unggahan itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet.
“Borobudur dibuat hanya dalam semalam. Ini sangat berharga,” ucap akun @rxk***.
“Tak masalah. Borobudur lebih baik dari Angkor Watt,” kata akun @edva***.
“One of the reasons is, katanya, to 'reduce' and 'limit' the numbers of visitors . so why bother promoting Wonderful Indonesia? Gagal paham,” ungkap akun @red****.
“Pemerintah juga ingin merampok penduduk setempat. Rp750 ribu untuk penduduk setempat, itu hampir setengah dari gaji orang Jawa Tengah per bulan,” tulis akun @Fro***.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang