SuaraSurakarta.id - Jagat media sosial (medsos) dikejutkan dengan video pengakuan seorang TikTokers yang mengakui menolak tawaran suatu agency untuk melakukan pencitraan seorang politisi.
Cerita pengguna medsos itu diungkapkan melalui sebuah video yang diunggah lewat akun @xeronav, Senin (23/5/2022) silam.
Membangun citra atau kesan diri yang baik dimata masyarakat merupakan hal penting bagi para politikus agar mendapat simpati atau dukungan.
Salah satu bentuk pencitraan biasanya berisi kegiatan atau informasi yang baik mengenai seorang tokoh politik yang di publikasi melalui media baik konvensional maupun digital, seperti platform aplikasi TikTok.
Meski tak menyebut nama, kuat dugaan sosok itu mengarah ke Ketua DPR Puan Maharani.
"Kalian tahu kan banteng yang suka ngemute-ngemute mic, pasti kalian tahu lah maksud gua siapa. Dia itu sekarang lagi endorse orang-orang tiktokers untuk ngeshare fakta-fakta tentang dia,” ungkap sosok tersebut.
Dia bercerita mengenai pengalaman temannya sesama influencer yang di tawari oleh suatu agency untuk mempromosikan fakta-fakta tentang sosok tersebut. Menurutnya hal itu dilakukan agar citra tampak bagus di masyarakat.
“Supaya elektabilitasnya naik terus memframing dia supaya bagus,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa influencer yang mengambil tawaran tersebut bahkan upah dihitung per-satu unggahan video.
Baca Juga: Indonesia Bakal Punya Museum Nabi Muhammad SAW, Pertama di Luar Arab Saudi
“Mungkin udah ada yang lewat di fyp kalian, kayak fakta-fakta tentang si ehm,” lanjutnya.
Ia pun menjelaskan tidak semua temannya sesama influencer menerima penawaran tersebut.
“Ada yang ambil dan yang nggak ngambil,” katanya.
Ia tidak menduga bahwa politisi-politisi sudah berani mengambil langkah besar untuk melakukan pencitraan di TikTok.
“Dulu yang gue kira TikTok cuma ada buzzer-buzzer kecil gitu, istilahnya akun-akun fake. Sekarang mereka sudah sampai menyewa key opini leader atau influencer-influencer besar untuk menaikkan namanya,” ucapnya.
Ia juga tidak menyesalkan para influencer yang menerima tawaran tersebut, karena setiap influencer mempunyai pertimbangan masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi