SuaraSurakarta.id - Pengunjung Solo Car Free Day (CFD) dibuat heboh dengan isu menara Masjid Sriwedari ambruk, Minggu (29/5/2022) pagi.
Alhasil, isu hoax itu sempat membuat ribuan warga yang memadati Jalan Slamet Riyadi panik hingga berlarian menyelamatkan diri.
Video kepanikan warga salah satunya diunggah akun Instagram @soloinfo yang menggambarkan ribuan warga berlarian menghindari kawasan Sriwedari.
Usut punya usut, kabar ambruknya menara Masjid Sriwedari hanyalah kabar bohong alias hoax.
"Dikira menaranya ambruk, ternyata awan yang berjalan. Siapa ini yang pertama bikin berita hoax," tulis caption unggahan tersebut.
Isu hoax itu juga dibenarkan salah satu pengunjung, Agus Setiawan saat dihubungi Suarasurakarta.id.
"Hoax itu mas. Nggak tahu siapa tadi yang pertama menyebar isu. Jadi warga panik lari semua," ungkapnya melalui sambungan telepon.
Sekadar informasi, pembangunan Masjid Sriwedari dibekas taman hiburan rakyat itu sudah mencapai 80 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya