SuaraSurakarta.id - Pandemi COVID-19 telah membuat masyarakat dunia menjadi korban. Meski sudah melakukan vaksinasi, hingga kini virus corona masih saja membuat cemas. Apalagi muncul varian baru seperti delta dan omicron.
Diketahui, Varian Omicron dari virus SARS-CoV2 secara intrinsik sama parah dengan varian sebelumnya, tidak seperti asumsi yang didapat dalam riset terdahulu bahwa Omicron lebih menular namun tidak begitu parah, menurut riset besar-besaran di Amerika Serikat.
"Kami menemukan bahwa potensi rawat inap dan kematian hampir identik antara kedua periode," kata empat ilmuwan yang melakukan riset berdasarkan catatan 130.000 pasien COVID-19, merujuk dua tahun terakhir ketika varian berbeda mendominasi dunia.
Riset, yang sedang dilakukan tinjauan rekan sejawat di Nature Portfolio dan diunggah di Research Square pada 2 Mei, disesuaikan untuk variabel pembanding seperti demografik, status vaksin dan indeks komorbiditas Charlson yang memprediksi risiko kematian dalam setahun rawat inap bagi pasien dengan penyakit bawaan tertentu.
Riset yang berasumsi bahwa varian Omicron tidak begitu parah dilakukan di berbagai tempat termasuk di Afrika Selatan, Skotlandia, Inggris dan Kanada, kata para peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, Universitas Minerva dan Sekolah Kedokteran Harvard.
Menurut peneliti, riset mereka dapat menjumpai sejumlah keterbatasan seperti kemungkinan bahwa itu menggampangkan jumlah pasien yang divaksin dalam gelombang COVID-19 yang lebih baru dan total jumlah infeksi, lantaran mengecualikan pasien yang melakukan tes cepat di rumah. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak