SuaraSurakarta.id - Selain puasa dan salat terawih. Banyak hal-hal menarik lainnya yang sering ditemui selama bulan ramadhan.
Salah satu hal menarik yang biasa kita jumpai yaitu kegiatan buka bersama atau lebih dikenal dengan sebuatan bukber.
Bukber sudah menjadi agenda penting yang tidak bisa dilewatkan. Karena bukber bukan hanya sekedar makan bersama, melainkan bisa dijadikan momen untuk menjalin silaturahmi dengan kawan-kawan lama.
Namun, hukum bukber dalam Islam masih diperdebatkan. Karena ada sebagian kalangan mengatakan bahwa kegiatan bukber dapat mengurangi pahala puasa.
Menanggapi persoalan itu, ustaz Ahmad Zainuddin di TikTok @thepathdaily ini menegaskan bahwa kegiatan bukber bisa mengurangi pahala puasa.
"Masalah buka bersama bisa jadi penghapus pahala puasa dan menjadikan dia hanya mendapatkan lapar dan haus saja," kata ustaz Ahmad Zainuddin.
"Satu sebabnya, karena tidak salat magrib, kalau pun salat tidak pada waktunya. Biasanya terlambat lama sekali, 5 menit mau azan isya baru salat magrib," lanjutnya.
Lalu ustaz Ahmad Zainuddin menerangkan hal lainnya yang tanpa disadari umat muslim dapat mengurangi pahala berbuka puasa saat bukber yaitu tidak segera makan atau minum ketika azan magrib berkumandang.
"Kemudian yang kedua penyimpangan pada acara bukber di warung-warung makan adalah ketika mengantri, tidak menyegerakan berbuka puasa, tetapi menunggu sampai gilirannya untuk makan,"
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Jadwal Imsakiyah Lebak Banten Selasa 19 April 2022
''Yang ketiga terjadinya percampuran antara laki-laki dan perempuan," ungkap ustaz Ahmad Zainuddin.
Sontak saja unggahan video soal bukber itu langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang ramai memberikan ragam komentar.
"Mohon maaf tapi kata ulama, utamakan makan dulu kalau buka puasa, karena kalau salat dulu pikiran kita bakal ke makanan terus," kata akun @abdulrahman**.
"Maaf yang menilai di terima puasanya hanya Allah yg tahu. Kalau orang puasa pastilah salat, lagian bukber gak tiap hari," ujar akun @maryun**.
"Nggak juga, tergantung kita ya aja. Aku bukber masih bisa salat dengan tepat waktu," imbuh akun @defridewi**.
"Bukber di warung itu pahala nya besar ustad. Warung seharian sepi karena pada puasa. Giliran buka ramai, artinya melarisi dagangan mereka dapat pahalanya gede," sahut akun @kangkaryo**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei