SuaraSurakarta.id - Santap berbuka pada bulan Ramadhan, Selasa (5/4/2022) lalu tak bisa dilupakan warga Dusun Jetis, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Klaten.
Betapa tidak, saat asyik berbuka di sebuah warung sotok batok, warga dikejutkan dengan seekor ular piron sepanjang 3,6 meter melintas.
Sontak saja, melintasnya sosok mengerikan itu langsung membuat warga panik. Beruntung, warga berhasul menangkap saat melintas ke arah lobang air di warung soto tersebut.
“Awal mulanya ular berjalan setelah dari pekarangan warga yang mau masuk lobang yang mengarah ke aliran air yang berada di samping Warung Soto Batok di Dusun Jetis, Desa Klepu, Ceper,” ungkap Parwito, relawan Komunitas Relawan Indonesia (KRI) dilansir dari Timlo.net--jaringan Suara.com, Kamis (7/4/2022).
Salah satu warga, Heri, yang mengetahui ada ular besar melintas di jalan, langsung berteriak.
“Sontak mengetahui kalau ada ular, Heri berteriak sambil memanggil warga lain yang berada di seberang jalan yang sedang pada minum di angkringan setelah Salat Maghrib sambil menunggu Salat Tarawih,” ujarnya.
Menurut Parwito, setelah dibantu warga, ular jenis piton dengan panjang 3,6 meter tersebut bisa diamankan di lokasi.
Ular piton kemudian diamankan di rumah warga supaya tidak berkeliaran di pekarangan warga atau meresahkan warga setempat. Rencananya ular akan dilepas ke alamnya.
“Untuk selanjutnya ular mau kita lepaskan lagi ke alamnya yang jauh dari pemukiman warga masyarakat. Agar tidak lagi menganggu atau menyatroni ternak peliharaan warga, terang Parwito.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Malang Kamis 7 April 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain